Rabu, 11 November 2020 17:10:24

Kematian di Indonesia Tertinggi di Asteg , Total Positif 448.118 Sembuh 378.982 Meninggal 14.836

Kematian di Indonesia Tertinggi di Asteg , Total Positif 448.118 Sembuh 378.982 Meninggal 14.836

Beritabatavia.com - Berita tentang Kematian di Indonesia Tertinggi di Asteg , Total Positif 448.118 Sembuh 378.982 Meninggal 14.836

Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti perkembangan pandemi virus corona atau covid-19 pekan ini yang kembali memicu kekhawatiran. Sebab terjadi ...

Kematian di Indonesia Tertinggi di Asteg , Total Positif 448.118 Sembuh 378.982 Meninggal 14.836 Ist.
Beritabatavia.com -

Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti perkembangan pandemi virus corona atau covid-19 pekan ini yang kembali memicu kekhawatiran. Sebab terjadi peningkatan yang signifikan pada zona merah (risiko tinggi) bertambah menjadi 27 kabupaten/kota dari pekan lalu sebanyak 19 kabupaten/kota. Zona oranye (risiko sedang) menurun menjadi 370 dari pekan sebelumnya sebanyak 371 kabupaten/kota.

"Apabila masyarakat dan pemerintah daerah lengah, maka kabupaten/kota di zona oranye dapat berpindah ke zona merah. Ini  terjadi pada 19 kabupaten/kota pekan ini. Sekaligus menunjukkan Pemerintah Daerah dan masyarakatnya benar-benar lengah," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito.

Adapun 19 daerah yang dimaksud, diantaranya Kota Bengkulu, Bantul, Karawang, Bekasi, Cilacap, Magelang, Karanganyar, Semarang, Kota Tegal, Tanah Bumbu, Kotawaringin Timur, Sukamara, Sumbawa, Kota Bima, Kota Kupang, Banggai Kepulauan, Kota Tomohon, Tanah Datar dan Kota Gunungsitoli.

Wiku meminta daerah-daerah yang dimaksud harus segera mengevaluasi penerapan protokol kesehatan. Karena perpindahan zona ke arah yang lebih berisiko harusnya dapat dihindari. Masyarakat harus dipastikan menerapkan protokol kesehatan dan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Sementara pemerintah setempat menegakkan disiplin kepada masyarakat yang masih abai protokol kesehatan.

Tidak hanya itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga membeberkan kekhawatiran lainnya terkait tingginya kematian akibat virus covid-19 di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, kematian di Indonesia sebesar 3,33 atau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia sebesar 2,47 persen. Bahkan angka di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan negara di kawasan Asia, Amerika dan Eropa. Untuk Asia Tenggara (Asteg) saja Indonesia masih yang tertinggi.

Wiku Adisasmito membandingkan kematian di Indonesia sebesar 3,33 persen dengan Singapura (0,04 persen), Malaysia (0,71 persen), Thailand (1,5 persen), Filipina (2 persen) dan Myanmar (2,31 persen). Negara lain di Asia seperti Jepang (1,68 persen) juga lebih rendah dari Indoensia. Untuk Eropa dan Amerika seperti Swiss (1,26 persen), Jerman (1,69 persen), Perancis (2,26 persen), Amerika Serikat (2,34 persen) dan Belgia (2,6 persen).

Dia meminta agar kematian yang masih tinggi menjadi perhatian semua pihak. Harusnya Indonesia belajar dari negara-negara yang menekan angka kematiannya. Pemerintah katanya akan terus meningkatkan 3T (testing, tracing dan treatment) untuk menekan angka kematian.

Peningkatan 3T ini merupakan langkah penting untuk memastikan mereka yang positif Covid-19 dan kontak terdekatnya dapat dideteksi secara dini, sekaligus memastikan penanganan yang diberikan lebih cepat sehingga meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian.

"Penting untuk diingat bahwa upaya meningkatkan 3T merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah daerah segera koordinasikan ke pemerintah pusat jika menemui kendala dalam 3T. Masyarakat jangan takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Wiku.

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi dari 503 Kabupaten/Kota terdampak di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 11 Nopember 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         + 3.770 jumlah total   448.118 orang
Pasien sembuh       + 3.241 jumlah total   378.982 orang
Pasien meninggal   +      75 jumlah total     14.836 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 11 Nopember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +         587 jumlah total  114.343 orang
Pasien Meninggal      +           12 jumlah total     2.403 orang
Pasien sembuh         +          973 jumlah total 105.117 orang
Pasien dirawat         +          165 jumlah total      1.662 orang
Isolasi mandiri          -          563 jumlah total      5.161 orang

kematian

Foto : Penguburan pasien covid-19 yang meninggal

Prof. Wiku Adisasmito,  menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir. 0 son

Berita Lainnya
Sabtu, 14 November 2020
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020