Rabu, 25 November 2020 17:22:39

Corona Bergolak Warga Ngeri-Ngeri Sedap, Total Positif 511.836 Sembuh 429.807 Meninggal 16.225

Corona Bergolak Warga Ngeri-Ngeri Sedap, Total Positif 511.836 Sembuh 429.807 Meninggal 16.225

Beritabatavia.com - Berita tentang Corona Bergolak Warga Ngeri-Ngeri Sedap, Total Positif 511.836 Sembuh 429.807 Meninggal 16.225

Wabah virus corona atau covid-19 terus bergolak. Mencemaskan dan membuat masyarakat merasa ngeri-ngeri sedap khususnya warga di wilayah yang ...

Corona Bergolak Warga Ngeri-Ngeri Sedap, Total Positif 511.836 Sembuh 429.807 Meninggal 16.225 Ist.
Beritabatavia.com -

Wabah virus corona atau covid-19 terus bergolak. Mencemaskan dan membuat masyarakat merasa ngeri-ngeri sedap khususnya warga di wilayah yang pertambahan kasus positif belum mereda. Kerja keras dan upaya harus lebih maksimal agar memberikan dampak signifikan terhadap upaya pemutusan rantai penyebaran dan penularan virus covid-19. Memang jumlah pasien covid-19 yang  dinyatakan sembuh terus bertambah jumlah totalnya hingga periode 24 Nopember 2020 tercatat sebanyak 425.313 orang.

Tetapi belum bisa meredam kekhawatiran masyarakat. Sebab kasus baru virus covid-19 maupun jumlah yang meninggal juga terus bertambah dari hari ke hari. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, tercatat ada sembilan wilayah provinsi yang pertambahan kasus sejak periode tiga hari terakhir (22- 23-24 Nopember 2020) jumlahnya diatas 100 kasus per hari.  

Diantaranya wilayah DKI Jakarta tercatat jumlah total kasus positif pada periode 22 Nopember sebanyak  127.164 kemudian pada periode 24 Nopember 2020 menjadi 129.188 atau terjadi penambahan sebanyak 2.024. Kemudian wilayah Jawa Tengah pada periode yang sama terjadi penambahan kasus sebanyak 1.933 hingga jumlah total menjadi 49.313. Sedangkan wilayah Jawa Timur bertambah sebanyak 719 dan jumlah totalnya menjadi 59.398.

Sementara pertambahan kasus pada periode yang sama di wilayah Jawa Barat  sebanyak 901 sehingga jumlah total pada periode 24 Nopember 2020 menjadi 48.965. Sedangkan wilayah Riau bertambah sebanyak 251 maka jumlah total menjadi 20.091 dan wilayah Banten bertambah sebanyak 315 sehingga jumlah total menjadi 11.950.

Selain melatih 8.600 vaksinator dari 23.000 yang dibutuhkan untuk mendukung  persiapan vaksin dan tata laksana imunisasi yang akan dilaksanakan nanti. Pemerintah juga harus memastikan semua pihak tetap displin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 3M atau  memakai masker,mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Serta terus meningkatkan 3T atau testing, tracing dan treatmen secara massif ke seluruh wilayah yang terpapar virus covid-19. Sebagai upaya yang efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19.

Update covid-19 Nasional

Sehingga update informasi kasus covid-19 dari 505 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia tidak terus bertambah. Seperti yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 25 Nopember 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         + 5.534 jumlah total   511.836 orang
Pasien sembuh       + 4.494 jumlah total   429.807 orang
Pasien meninggal   +    114 jumlah total     16.225 orang

Update covid-19 di DKI

Begitu juga update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 25 Nopember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +      1.273 jumlah total  130.461 orang
Pasien Meninggal      +           17 jumlah total      2.584 orang
Pasien sembuh         +       1.037 jumlah total  119.099 orang
Pasien dirawat          -           263 jumlah total     2.778 orang
Isolasi mandiri         +           482 jumlah total     6.000 orang

terpapar

Foto : Jumlah terpapar virus covid-19 periode 24 Nopember 2020

Sementara Juru bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito yang juga ahli epidemiologi universitas Indonesia  menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir.
Dia mengingatkan, agar semua pihak harus tetap disiplin menerapkan 3M atau memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman atau menghindari kerumunan, meskipun nanti vaksin sudah tersedia. 0 son

Berita Lainnya
Jumat, 08 Januari 2021
Kamis, 07 Januari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Senin, 04 Januari 2021
Minggu, 03 Januari 2021
Sabtu, 02 Januari 2021
Jumat, 01 Januari 2021
Kamis, 31 Desember 2020
Rabu, 30 Desember 2020
Selasa, 29 Desember 2020
Senin, 28 Desember 2020