Kamis, 26 November 2020 17:39:07

9 Bulan Corona Semakin Mengkhawatirkan, Total Positif 516.753 Sembuh 433.649 Meninggal 16.352

9 Bulan Corona Semakin Mengkhawatirkan, Total Positif 516.753 Sembuh 433.649 Meninggal 16.352

Beritabatavia.com - Berita tentang 9 Bulan Corona Semakin Mengkhawatirkan, Total Positif 516.753 Sembuh 433.649 Meninggal 16.352

Hingga melewati bulan kesembilan, belum ada indikasi wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir. Bahkan wabah virus covid-19 masih menjadi ...

9 Bulan Corona Semakin Mengkhawatirkan, Total Positif 516.753 Sembuh 433.649 Meninggal 16.352 Ist.
Beritabatavia.com -

Hingga melewati bulan kesembilan, belum ada indikasi wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir. Bahkan wabah virus covid-19 masih menjadi ancaman serius yang semakin mengkhawatirkan masyarakat. Sebab, meningkatnya jumlah pasien covid-19 yang sembuh, tidak disertai dengan menurunnya kasus positif. Justru jumlah kasus positif virus covid-19 terus bertambah dari hari ke hari di 34 wilayah provinsi. Tidak hanya itu, jumlah yang meninggal akibat virus covid-19 juga masih terus bertambah.

Sementara berbagai potensi pemicu terjadinya penyebaran dan  penularan, seperti kerumunan, kedisplinan menaati protokol kesehatan (prokes), belum berjalan maksimal. Bahkan belum ada yang dapat memastikan bahwa semua pihak tetap displin menaati Prokes dan menjalankan 3M yaitu menggunakan masker,mencuci tangan dengan sabun,menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Pelaksanaan 3T atau testing, treacing dan treatmen juga harus dimaksimalkan dan menyebar ke seluruh wilayah yang terpapar virus covid-19. Masih memerlukan kerja keras dan keseriusan agar jumlah testing dapat memenuhi bahkan melebihi standar yang ditetapkan badan kesehatan dunia atau WHO.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengakui adanya tren kenaikan kasus positif covid-19. Tetapi, Prof Wiku melanjutkan,  pemerintah telah  melakukan evaluasi terhadap tren kenaikan kasus positif Covid-19 paska libur panjang di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, hasil evaluasi menjadi pembelajaran bagi pemerintah dalam menghadapi periode libur panjang akhir tahun 2020. Karena, jangan sampai libur panjang akhir tahun menambah kelipatan kasus Covid-19.

Dijelaskan, dari hasil evaluasi pada periode libur panjang sebelumnya, kenaikan kasus positif disebabkan oleh penularan akibat kurang disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan terutama pada menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Untuk itu pemerintah saat ini sedang mengkaji periode masa libur panjang akhir tahun. Karena berdasarkan analisa pada libur panjang masa pandemi, telah memakan korban.

"Pada prinsipnya, apapun keputusan yang nanti diambil pemerintah, maka keputusan ini akan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi covid-19," kata Prof Wiku.

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 505 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Kamis 26 Nopember 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif          + 4.917 jumlah total   516.753 orang
Pasien sembuh       + 3.842 jumlah total   433.649 orang
Pasien meninggal   +    127 jumlah total     16.352 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Kamis 26 Nopember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +      1.064 jumlah total  131.525 orang
Pasien Meninggal      +           13 jumlah total      2.597 orang
Pasien sembuh         +       1.188 jumlah total  120.287 orang
Pasien dirawat          -            13 jumlah total     2.765 orang
Isolasi mandiri         -           124 jumlah total     5.876 orang

covidindonesia

Foto : jumlah covid-19 periode 25 Nopember 2020

Prof. Wiku Adisasmito yang juga ahli epidemiologi universitas Indonesia  menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir.
Dia mengingatkan, agar semua pihak harus tetap disiplin menerapkan 3M atau memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman atau menghindari kerumunan, meskipun nanti vaksin sudah tersedia. 0 son

Berita Lainnya
Rabu, 07 April 2021
Selasa, 06 April 2021
Senin, 05 April 2021
Minggu, 04 April 2021
Sabtu, 03 April 2021
Jumat, 02 April 2021
Kamis, 01 April 2021
Rabu, 31 Maret 2021
Selasa, 30 Maret 2021
Senin, 29 Maret 2021
Minggu, 28 Maret 2021
Sabtu, 27 Maret 2021