Kamis, 31 Desember 2020 16:27:27

Kasus Baru, Korban Jiwa & Sembuh Naik,Total Positif 743.198 Sembuh 611.097 Meninggal 22.138

Kasus Baru, Korban Jiwa & Sembuh Naik,Total Positif 743.198 Sembuh 611.097 Meninggal 22.138

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Baru, Korban Jiwa & Sembuh Naik,Total Positif 743.198 Sembuh 611.097 Meninggal 22.138

Meskipun pasien covid-19 yang sembuh terus bertambah, tetapi penambahan kasus positif maupun jumlah yang meninggal setiap hari belum terbendung. ...

Kasus Baru, Korban Jiwa & Sembuh Naik,Total Positif 743.198 Sembuh 611.097 Meninggal 22.138 Ist.
Beritabatavia.com -

Meskipun pasien covid-19 yang sembuh terus bertambah, tetapi penambahan kasus positif maupun jumlah yang meninggal setiap hari belum terbendung. Hingga penghujung tahun 2020, pandemi virus corona atau covid-19 masih tetap berjaya dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan jiwa masyarakat.  

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, sepekan terakhir atau sejak 27 Desember sampai penghujung tahun 2020 terjadi kenaikan kasus terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 sebesar 2.8% (47,108 vs 48,435). Pada periode yang sama angka kematian akibat virus covid-19 juga mengalami kenaikan sebesar 2.8% (1,040 vs 1,248). Sedangkan jumlah total pasien covid-19 yang sembuh naik sebesar 14.5% (33,816 menjadi 38,735 orang)

Pada periode yang sama Satgas juga mencatat, ada 18 wilayah Provinsi yang mengalami kenaikan kasus dan 16 provinsi yang mengalami penurunan kasus.  Kenaikan kasus positif tertinggi tercatat di wilayah DKI Jakarta sebesar 20.8% (10,611 vs 12,815). Disusul wilayah Jawa Tengah naik 24.9% (5,014 vs 6,262) dan Sulawesi Barat naik  31.1% (2,565 vs 3,362) serta wilayah DI Yogjakarta naik 19.5% (1,350 vs 1,613) dan  Kalimantan Tengah naik 30.3% (677 vs 882).

Sedangkan peningkatan kasus tertinggi ditingkat Kabupaten/Kota terjadi di Kota Jakarta Timur dengan kenaikan 32% (2,485 vs 3,280), disusul Kota Jakarta Selatan naik 37.2% (2,065 vs 2,834) kemudian Kota Makassar naik 57.4% (1,332 vs 2,097), Kota Semarang naik >3x lipat (285 vs 951), Kab. Lumajang naik >4x lipat (115 vs 645)

Satgas juga melaporkan kenaikan angka kematian tertinggi selama sepekan terakhir terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah sebesar  80.7% (207 vs 374), disusul dengan Jawa Timur naik 12.7% (331 vs 373) dan D.I. Yogyakarta naik 104.5% (22 vs 45) lalu Jawa Barat naik 55.0% (40 vs 62) serta  Banten naik 133.3% (6 vs 14). Sedangkan angka tertinggi ditingkat Kabupaten/Kota terjadi di Kabupaten. Wonosobo (naik >4x lipat ; 5 vs 28), disusul oleh Kab. Sumenep (naik >6x lipat; 3 vs 22), Kab. Sragen (naik 16x lipat; 0 vs 16), Kab. Demak(naik 750%; 2 vs 17), dan Kab. Kudus(naik >2x lipat; 8 vs 22.

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Kamis 31 Desember  2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         + 8.074 jumlah total    743.198 orang
Pasien sembuh       + 7.356 jumlah total    611.097 orang
Pasien meninggal   +    194 jumlah total      22.138 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Kamis 31 Desember 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +      2.022 jumlah total   183.735 orang
Pasien Meninggal      +           21 jumlah total      3.287 orang
Pasien sembuh         +       1.970 jumlah total  164.881 orang
Pasien dirawat          +         167 jumlah total      5.821 orang
Isolasi mandiri          -          136 jumlah total      9.746 orang

terpapar

Foto : jumlah terpapar covid-19 periode 30 Desember 2020

Ditengah kecemasan dan kekhawatiran akibat wabah virus corona ata covid-19, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, yang juga epidemiolog Universitas Indonesia ini menawarkan tiga solusi komprehensif agar terhindar dari virus covid-19 yaitu Iman,Imun,Aman.  
Dia menjelaskan, Imun untuk memastikan kesehatan dan daya tahan di tengah pandemi dengan cara rutin melakukan aktivitas fisik dan istirahat yang cukup 7-8 jam serta mengkomsumsi makanan bergizi. Kemudian Aman, tetap displin menerapkan Protokol Kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Sedangkan Iman, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga kesehatan mental yang berdampak pada imunitas tubuh

Prof Wiku juga mengingatkan, agar tetap waspada khususnya pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru karena potensi menimbulkan klaster baru. Dikatakan, virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, khususnya dalam jarak dekat. Bahkan belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir.

" Oleh karena itu mari kita jaga tubuh dan mental kita di tengah pandemi Covid-19 melalui Iman, Aman dan Imun" pesan Prof Wiku.  0 son

Berita Lainnya
Selasa, 12 Januari 2021
Senin, 11 Januari 2021
Minggu, 10 Januari 2021
Sabtu, 09 Januari 2021
Jumat, 08 Januari 2021
Kamis, 07 Januari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Senin, 04 Januari 2021
Minggu, 03 Januari 2021
Sabtu, 02 Januari 2021
Jumat, 01 Januari 2021