Jumat, 05 Februari 2021 16:30:54

Perbedaan Soal PPKM Tak Hentikan Penularan,Total Positif 1.134.854 Sembuh 926.980 Meninggal 31.128

Perbedaan Soal PPKM Tak Hentikan Penularan,Total Positif 1.134.854 Sembuh 926.980 Meninggal 31.128

Beritabatavia.com - Berita tentang Perbedaan Soal PPKM Tak Hentikan Penularan,Total Positif 1.134.854 Sembuh 926.980 Meninggal 31.128

Perbedaan sikap pemerintah yang mencuat di tengah upaya penanganan wabah virus corona atau covid-19, tidak dapat memperlambat apalagi menghentikan ...

Perbedaan Soal PPKM Tak Hentikan Penularan,Total Positif 1.134.854 Sembuh 926.980 Meninggal 31.128 Ist.
Beritabatavia.com -

Perbedaan sikap pemerintah yang mencuat di tengah upaya penanganan wabah virus corona atau covid-19, tidak dapat memperlambat apalagi menghentikan penularan virus covid-19. Justru kasus harian yang terkonfirmasi positif dan korban yang meregang nyawa akibat virus covid-19 terus bertambah.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak efektif.
"Saya ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan PPKM, tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif. Sebab mobilitas masyarakat masih tinggi sehingga memicu kasus positif covid-19 terus naik," kata Presiden Jokowi, saat rapat terbatas akhir Januari 2021 lalu.

Sementara Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, mengatakan, PPKM tetap dijalankan. Presiden Jokowi hanya menginginkan agar pembatasan dilakukan di tingkat mikro, seperti RT dan RW.  Satgas Penanganan Covid-19 juga optimis PPKM memberikan dampak signifikan terhadap upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus covid-19. Bahkan meminta agar memahami data analisis yang mendalam, sebab hasil analisis data yang tajam  menjadi dasar pembuatan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.

"Terlihat dalam 2 minggu ini (PPKM), memang ada perubahan namun belum dapat dikatakan berhasil. Kami optimis PPKM akan berdampak signifikan lagi pada perkembangan kasus positif serta kepatuhan protokol kesehatan apabila terus dilakukan secara disiplin oleh seluruh lapisan masyarakat," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19,Prof Wiku Adisasmito.

Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, hasil analisis data dari PPKM dalam 2 Minggu terakhir, pada kasus aktif masih menunjukkan tren yang fluktuatif, namun grafiknya terlihat melandai. Perbandingannya, pada 2 minggu pertama Januari 2021 atau sebelum PPKM, terdapat selisih sebesar 1,76%. Sedangkan pada 2 minggu periode PPKM, selisih kasus aktif sebesar 0,45%.

Lalu, melihat perkembangan tren keterisian tempat tidur ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional, maka terjadi penurunan persentase keterisian yang cukup drastis sejak awal pelaksaanaan PPKM hingga 31 Januari 2021. Selisihnya, pada 2 minggu pertama Januari, sebesar 0,72%. Sedangkan setelah PPKM, penurunannya jauh lebih besar menjadi 8,1%.

"Data menunjukkan bahwa, intervensi pemerintah dalam menambah tempat tidur di ruang isolasi dan ruang ICU rumah sakit rujukan, cukup berhasil dalam menurunkan angka keterisian tempat tidur," ujar Prof Wiku.  

Update covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Jumat 5 Februari 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         +   11.749 jumlah total  1.134.854 orang
Pasien sembuh       +    9.674 jumlah total     926.980 orang
Pasien meninggal   +       127 jumlah total       31.128 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 5 Februari 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :

Pasien Positif            +      3.340 jumlah total   287.233 orang
Pasien Meninggal      +           41 jumlah total      4.502 orang
Pasien sembuh         +       2.547 jumlah total  256.702 orang
Pasien dirawat          -            20 jumlah total      4.838 orang
Isolasi mandiri          +          772 jumlah total    21.191 orang

situasicovid

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 4 Februari 2021

Prof Wiku melanjutkan, melihat perkembangan kasus positif mingguan, penambahannya terus meningkat, tidak terkecuali selama PPKM. Tetapi, secara mingguan kenaikannya lebih rendah dibandingkan sebelum PPKM, yakni sebelum PPKM sebesar 27,5% dan setelah PPKM kenaikannya menjadi 9,5%. "Namun, seharusnya pembatasan kegiatan baru bisa dikatakan berhasil apabila mampu menurunkan angka kasus positif mingguan," tegasnya.

Kemudian data wilayah terkait kepatuhan memakai masker,menjaga jarak dan menghindari kerumunan selama PPKM ada penurunan yaitu dari 263 kabupaten/kota menjadi 250 kabupaten/kota atau sebesar 5,2%.  Berbeda dengan kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sebelum PPKM Januari, jumlah kabupaten/kota meningkat dari 250 menjadi 258 kabupaten/kota atau naik 3,2%.

Wiku mengakui belum bisa jadi alasan untuk mengatakan berhasil. Karena perkembangan kasus aktif harian belum menurun dan hanya menunjukkan pelandaian. Kesimpulannya, dari analisis data PPKM, dampak yang dirasakan yaitu melandainya kasus aktif harian. Dan hal ini dinilai belum cukup menurunkan penularan di tengah-tengah masyarakat. Diharapkan PPKM dilaksanakan dengan lebih efektif dan displin sehingga dapat menekan penularan virus covid-19. 0 son

Berita Lainnya
Minggu, 13 Juni 2021
Sabtu, 12 Juni 2021
Jumat, 11 Juni 2021
Kamis, 10 Juni 2021
Rabu, 09 Juni 2021
Selasa, 08 Juni 2021
Senin, 07 Juni 2021
Minggu, 06 Juni 2021
Sabtu, 05 Juni 2021
Jumat, 04 Juni 2021
Kamis, 03 Juni 2021
Rabu, 02 Juni 2021