Jumat, 12 Februari 2021 17:07:22

Jurus Jitu Pemerintah Kendalikan Pendemi, Total Positif 1.201.859 Sembuh 1.004.117 Meninggal 32.656

Jurus Jitu Pemerintah Kendalikan Pendemi, Total Positif 1.201.859 Sembuh 1.004.117 Meninggal 32.656

Beritabatavia.com - Berita tentang Jurus Jitu Pemerintah Kendalikan Pendemi, Total Positif 1.201.859 Sembuh 1.004.117 Meninggal 32.656

Meningkatkan displin menjalankan Protokol Kesehatan (prokes) 3M atau (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Kemudian memaksimalkan ...

Jurus Jitu Pemerintah Kendalikan Pendemi, Total Positif 1.201.859 Sembuh 1.004.117 Meninggal 32.656 Ist.
Beritabatavia.com -

Meningkatkan displin menjalankan Protokol Kesehatan (prokes) 3M atau (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Kemudian memaksimalkan tindakan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Serta intervensi kesehatan melalui vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok dengan target sasaran 181,5 juta penduduk. Adalah tiga jurus jitu yang dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pandemi covid-19 yang sudah satu tahun melanda Tanah Air.

Juru bicara Pemerintah untuk Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menyampaikan, untuk menekan laju pandemi covid-19, pemerintah tidak hanya mengimbau agar displin 3M, tetapi juga memaksimalkan tindakan 3T. Bahkan sudah memvaksinasi 1 juta lebih tenaga kesehatan.

“Saat ini kita sudah punya 630 laboratorium pemeriksa tes PCR, tapi ini tidak merata di seluruh Indonesia, sehingga kita harus meningkatkan tes kita. WHO sendiri sudah merekomendasikan screening menggunakan tes rapid Antigen untuk mendiagnosa COVID-19,” kata dr Siti Nadia Tarmizi, dalam Dialog bertema “3M+3T Jurus Jitu Atasi Pandemi” yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan langsung di Youtube FMB9ID_IKP.

Menurutnya, tujuan penggunaan tes rapid Antigen ini membantu secara cepat mendeteksi penularan dan dengan begitu pemerintah bisa dengan cepat menelusuri kontak-kontak pasien. “Sehingga kasus bisa ditemukan lebih dini dan penanganan juga dilakukan lebih dini. Dengan rapid Antigen ini apabila hasilnya positif seharusnya sudah bisa melakukan isolasi mandiri, sambil menunggu hasil tes PCR” ujar dr. Siti Nadia.

Dikatakan, di sisi lain dalam proses pelacakan kasus kita sangat membutuhkan kerjasama dengan masyarakat. Karena itu masyarakat diminta mengingat siapa saja orang yang pernah kontak dengan dirinya. Tentu keterbukaan masyarakat juga diperlukan saat pernah melakukan kontak dengan pasien positif, sehingga mau melakukan tes.

“Sebenarnya 3M dan 3T ini saling berhubungan dan berkesinambungan. Maka 3M dan 3T serta vaksinasi ini harus dilakukan bersama,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi.

Pada kesempatan itu, ahli Epidemiologi FKM UI, dr. Syahrizal Syarif, MPH, Ph.D, mengatakan WHO menyetujui Tes Rapid Antigen sebagai alat diagnosis dalam keadaan tertentu,  sensitivitasnya juga di atas 80% dan spesifitas di atas 97%.

 “Saya mendukung langkah pemerintah memberlakukan tes rapid Antigen sebagai alat diagnostik. Situasi ini memang akan meningkatkan laporan kasus, namun seperti kata Menteri Kesehatan, kita jangan panik kasus harian kita nanti meningkat,” kata dr. Syahrizal Syarif

Menurutnya, strategi melakukan tes dengan lebih cepat itu sangat bagus, sebab kalau tidak menemukan kasus secepat mungkin maka wabah tidak cepat bisa dikendalikan. Kuncinya bukan sekadar puskesmas memiliki tes rapid Antigen tapi bagaimana puskesmas juga mampu  menelusuri kontak dengan baik.

Tetapi dr. Syahrizal mengimbau, dalam situasi seperti ini, masyarakat tetap harus mengikuti protokol 3M, terutama untuk kerumunan penting sekali kita hindari. Pemerintah kita tentunya memperkuat 3T, selain kita juga harus mengikuti langkah-langkah pemerintah terutama pada saatnya nanti, masyarakat harus siap vaksinasi,” tutupnya.

Update Covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Jumat 12 Februari 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :

Pasien positif         +     9.869 jumlah total  1.201.859 orang
Pasien sembuh       +   11.000 jumlah total  1.004.117 orang
Pasien meninggal   +        275 jumlah total       32.656 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 12 Februari 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +      3.810  jumlah total   310.039 orang
Pasien Meninggal      +           50  jumlah total      4.798 orang
Pasien sembuh         +       5.757  jumlah total  284.579 orang
Pasien dirawat          +      1.348  jumlah total      9.888 orang
Isolasi mandiri          -        3.345 jumlah total     10.774 orang

dua

Foto : dokter Syahrizal Syarif dan dokter Siti Nadia Tarmizi

juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan, penambahan kasus positif dan pasien sembuh harus menjadi perhatian semua pihak, khususnya pemerintah daerah agar konsisten dan lebih maksimal menerapkan kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Serta memastikan prokes 3M atau memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dilaksanakan dengan displin yang tinggi serta memaksimalkan tindakan 3T atau testing, treacing dan treatmen.

Prof Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia ini mengingatkan, upaya pemerintah untuk  memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan prokes 3M. Sebab, kepatuhan adalah modal dalam meningkatkan produktivitas masyarakat yang aman Covid-19. 0 son

Berita Lainnya
Rabu, 24 Februari 2021
Selasa, 23 Februari 2021
Senin, 22 Februari 2021
Minggu, 21 Februari 2021
Sabtu, 20 Februari 2021
Jumat, 19 Februari 2021
Kamis, 18 Februari 2021
Rabu, 17 Februari 2021
Selasa, 16 Februari 2021
Senin, 15 Februari 2021
Minggu, 14 Februari 2021
Sabtu, 13 Februari 2021