Senin, 15 Februari 2021 16:50:42

Syarat Komorbid & Lansia Bisa Divaksin,Total Positif 1.223.930 Sembuh 1.032.065 Meninggal 33.367

Syarat Komorbid & Lansia Bisa Divaksin,Total Positif 1.223.930 Sembuh 1.032.065 Meninggal 33.367

Beritabatavia.com - Berita tentang Syarat Komorbid & Lansia Bisa Divaksin,Total Positif 1.223.930 Sembuh 1.032.065 Meninggal 33.367

Beberapa hari belakangan penanganan pandemi virus covid-19 mulai diwarnai kabar gembira. Selain jumlah kasus harian terkonfirmasi positif  ...

Syarat Komorbid & Lansia Bisa Divaksin,Total Positif 1.223.930 Sembuh 1.032.065 Meninggal 33.367 Ist.
Beritabatavia.com -

Beberapa hari belakangan penanganan pandemi virus covid-19 mulai diwarnai kabar gembira. Selain jumlah kasus harian terkonfirmasi positif  terus menurun, jumlah pasien sembuh juga kian menanjak. Disusual kabar orang yang memiliki penyakit selain penyakit utama (komorbid) dan kelompok lanjut  usia serta penyintas covid-19 dan sasaran tunda hingga  ibu sedang menyusui , sekarang sudah bisa mendapat suntikan vaksin covid-19 asal sesuai dengan aturan yang ditentukan. Ihwal kabar baik itu tertuang dalam surat edaran Kementerian Kesehatan RI nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda.

Juru bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. menjelaskan, bahwa surat edaran tersebut didasari pada kajian Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional serta Perhimpunan Dokter Penyakit Dalam (PAPDI)  dan Perhimpunan Kardiologi Indonesia (Perki).
"Hasil kajian menyebutkan vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, Ibu menyusui, penyintas Covid-19 setelah 3 bulan, dan komorbid. Adapun pelaksanaan pemberian vaksin harus tetap mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi,” kata dr Siti Nadia Tarmizi.

Dikatakan, dengan kondisi tubuh atau kesehatan yang lebih berisiko, maka ada syarat khusus yang harus diperhatikan sebelum divaksinasi, seperti wajib melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan tambahan terlebih dulu.

Bagi kelompok usia 60 tahun ke atas, tambahnya, pemberian vaksinasi diberikan dua dosis dengan interval 28 hari. Selain itu terdapat skrining tambahan bagi sasaran usia > 60 tahun untuk mengetahui apakah ada kesulitan  untuk naik 10 anak tangga sering merasa kelelahan, dan memiliki penyakit komorbid serta kesulitan berjalan 100-200 meter dan ada penurunan berat badan yang signifikan dalam setahun terakhir.

"Sementara untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat disuntik vaksin kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg. Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang tidak ada kondisi akut, bahkan seorang penyandang kanker dan penyandang penyakit autoimun masih memungkinkan mendapatkan vaksinasi setelah dikonsultasikan kepada dokter yang merawat" ujar dr. Nadia.

Cakupan vaksinasi semakin luas, penyintas Covid-19 juga dapat disuntik vaksin jika sudah lebih dari 3 bulan.Sementara itu, untuk kelompok sasaran tunda akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi Covid-19 setelah penyakitnya dapat kondisi terkendali atau telah mendapatkan surat keterangan layak imunisasi dari dokter yang merawatnya.

Untuk mendukung proses vaksinasi, seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab Puskemas atau rumah sakit. "Kesiapan pos pelayanan vaksinasi akan sangat berperan dalam meningkatkan kelancaran pelaksanaan vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19," ujar dr Nadia.

Update Covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Senin 15 Februari 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif         +     6.462 jumlah total  1.223.930 orang
Pasien sembuh       +    6.792 jumlah total   1.032.065 orang
Pasien meninggal   +       184 jumlah total        33.367 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Senin 15 Februari 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +      1.879  jumlah total   317.432 orang
Pasien Meninggal      +           45  jumlah total      4.940 orang
Pasien sembuh         +       2.085  jumlah total  295.623 orang
Pasien dirawat           -          115  jumlah total      7.988 orang
Isolasi mandiri           -          136  jumlah total      8.881 orang

situasicovid

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 14 Februari 2021

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan, penambahan kasus positif dan pasien sembuh harus menjadi perhatian semua pihak, khususnya pemerintah daerah agar konsisten dan lebih maksimal menerapkan kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Serta memastikan prokes 3M atau memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dilaksanakan dengan displin yang tinggi serta memaksimalkan tindakan 3T atau testing, treacing dan treatmen.

Prof Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia ini mengingatkan, upaya pemerintah untuk  memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan prokes 3M. Sebab, kepatuhan adalah modal dalam meningkatkan produktivitas masyarakat yang aman Covid-19. 0 son

Berita Lainnya
Minggu, 13 Juni 2021
Sabtu, 12 Juni 2021
Jumat, 11 Juni 2021
Kamis, 10 Juni 2021
Rabu, 09 Juni 2021
Selasa, 08 Juni 2021
Senin, 07 Juni 2021
Minggu, 06 Juni 2021
Sabtu, 05 Juni 2021
Jumat, 04 Juni 2021
Kamis, 03 Juni 2021
Rabu, 02 Juni 2021