Selasa, 02 Maret 2021 16:06:04

Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Minuman Keras

Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Minuman Keras

Beritabatavia.com - Berita tentang Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Minuman Keras

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan ...

Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Minuman Keras Ist.
Beritabatavia.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Peryataan tersebut disampaikan Jokowi di istana negara melalui akun Chanel video YouTube Sekretariat Presiden. Bersama ini saya (Jokowi) sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres (No.10 2021) terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut, kata Jokowi dalam Channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (02/3/2021). Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah menerima masukan dari berbagai organisasi masyarakat keagamaan serta pemerintah daerah. Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah, ujar Jokowi. Diketahui sebelumnya, Pemerintah akan menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak tahun ini (2021) melalui Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Langkah ini merupakan aturan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang telah ditandatangani Presiden Jokowi dan mulai berlaku tanggal 2 Februari 2021. 0fer
Berita Lainnya
Selasa, 30 Maret 2021
Senin, 29 Maret 2021
Minggu, 28 Maret 2021
Sabtu, 27 Maret 2021
Jumat, 26 Maret 2021
Kamis, 25 Maret 2021
Rabu, 24 Maret 2021
Selasa, 23 Maret 2021
Senin, 22 Maret 2021
Minggu, 21 Maret 2021
Sabtu, 20 Maret 2021
Jumat, 19 Maret 2021