Senin, 15 Maret 2021 16:57:32

Jangan Terhasut Hoax Vaksin Sinovac, Total Positif 1.425.044 Sembuh 1.249.947 Meninggal 38.573

Jangan Terhasut Hoax Vaksin Sinovac, Total Positif 1.425.044 Sembuh 1.249.947 Meninggal 38.573

Beritabatavia.com - Berita tentang Jangan Terhasut Hoax Vaksin Sinovac, Total Positif 1.425.044 Sembuh 1.249.947 Meninggal 38.573

Negara-negara yang menggunakan vaksin Sinovac produksi farmasi China seperti Brasil, Turki, Chili dan Indonesia telah melakukan program vaksinasi ...

Jangan Terhasut Hoax Vaksin Sinovac, Total Positif 1.425.044 Sembuh 1.249.947 Meninggal 38.573 Ist.
Beritabatavia.com -

Negara-negara yang menggunakan vaksin Sinovac produksi farmasi China seperti Brasil, Turki, Chili dan Indonesia telah melakukan program vaksinasi Covid-19. Bahkan proses vaksinasi di Indonesia sudah sebagian menerima suntikan tahap ke dua. Tetapi sampai saat ini tidak ada publikasi terkait dampak buruk terhadap kesehatan apalagi yang meninggal karena vaksin sinovac.

Tetapi masih banyak beredar informasi miring tentang vaksin Sinovac di media sosial, seperti yang ditayangkan website Satgas Penanganan Covid-19. Misalnya, informasi dengan narasi, "orang yang telah mendapat suntikan vaksin sinovac akan lebih mudah terinfeksi virus covid-19". Kemudian informasi menyesatkan lainnya dengan narasi "Bukankah Indonesia di jadikan kelinci percobaan Vaksin Sinovac? Makanya belum setahun Vaksin sudah di temukan. Vaksin  Sinovac sebenarnya di peruntukkan untuk ayam. Soalnya dr.Dirga Lambe mengatakan bhw Virus hewan bisa bermutasi kepada manusia".

Juru bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, informasi yang beredar itu hoax dan sangat menyesatkan. Sebab Vaksin Sinovac ditujukan untuk memberi perlindungan terhadap manusia dari infeksi Covid-19.

"Tidak ada penggunaan ayam dalam pengembangan vaksin Sinovac. Dan dipastikan tidak ada publikasi yang menyebutkan bahwa ayam-ayam mati setelah divaksin Sinovac. Apalagi pengujian vaksin Sinovac dilakukan terhadap tikus," kata dr Siti Nadia Tarmizi.

dr Siti Nadia Tarmizi juga menyesalkan informasi yang disebarkan bahwa orang yang telah divaksin akan lebih mudah terinfeksi virus covid-19. Lagi dr Siti menuding informasi itu hoax dan sangat menyesatkan.  Menurut dr Siti Nadia Tarmizi, seseorang yang sudah divaksin covid-19, tetapi anti bodinya belum terbentuk sempurna, memiliki risiko infeksi yang sama dengan orang yang belum divaksin.  

Dia juga menegaskan, bahwa vaksin tidak mencegah penularan, tetapi mencegah seseorang jatuh sakit atau sakit berat. Seraya berharap agar masyarakat hati-hati dan lebih teliti agar tidak terhasut informasi yang menyesatkan.

Update Covid-19 Nasional

Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Senin 15 Maret 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif         +    5.589  jumlah total  1.425.044 orang
Pasien sembuh       +    6.830  jumlah total  1.249.947 orang
Pasien meninggal   +       147  jumlah total       38.573 orang

Update covid-19 di DKI

Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Senin 15 Maret 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +       1.555 Jumlah total   361.535 orang
Pasien Meninggal      +            12 jumlah total       6.038 orang
Pasien sembuh         +        1.792 jumlah total   349.002 orang
Pasien dirawat          -           291 jumlah total       3.010 orang
Isolasi mandiri          +            42  jumlah total       3.485 orang

situasicovid

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 14 Maret 2021

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof . Wiku Adisasmito meminta, agar semua pihak khususnya pemerintah daerah tetap konsisten dan maksimal menerapkan kebijakan PPKM. Sedangkan warga yang telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.

Sebab, Prof Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia ini  mengatakan, upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan Prokes 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan.0 son

Berita Lainnya
Selasa, 12 Oktober 2021
Senin, 11 Oktober 2021
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021
Kamis, 30 September 2021