Rabu, 07 April 2021 16:46:41

Vaksin di Embargo, Suplai Terhambat, Total Positif 1.547.376 Sembuh 1.391.742 Meninggal 42.064

Vaksin di Embargo, Suplai Terhambat, Total Positif 1.547.376 Sembuh 1.391.742 Meninggal 42.064

Beritabatavia.com - Berita tentang Vaksin di Embargo, Suplai Terhambat, Total Positif 1.547.376 Sembuh 1.391.742 Meninggal 42.064

Akibat pelonjakan kasus positif covid-19 yang terjadi di beberapa negara di Asia seperti India, Filipina, Papua Nugini, serta di di Amerika ...

Vaksin di Embargo, Suplai Terhambat, Total Positif 1.547.376 Sembuh 1.391.742 Meninggal 42.064 Ist.
Beritabatavia.com -

Akibat pelonjakan kasus positif covid-19 yang terjadi di beberapa negara di Asia seperti India, Filipina, Papua Nugini, serta di di Amerika Selatan seperti Brazil, dan sejumlah negara di Eropa. Suplai vaksin ke Indonesia terganggu dan program vaksinasi di Tanah Air potensi mengalami kendala. Pasalnya, negara-negara yang memproduksi vaksin tetapi kasus positif virus  Covid-19 meningkat, maka dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, mereka melakukan embargo vaksin covid-19.

Sehingga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI harus merubah strategi vaksinasi serta meminta agar semua pihak berupaya untuk menekan angka penambahan kasus positif. Sebab, jumlah vaksin untuk bulan Maret dan April yang semestinya masing-masing tersedia 15 juta dosis atau totalnya 30 juta dosis, akibat embargo vaksin dari negara produsen, Indonesia hanya bisa dapat 20 juta dosis.

"Kita atur kembali sehingga kenaikannya tidak secepat sebelumnya. Karena memang vaksinnya yang berkurang suplainya,'' kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Dikatakan, pihaknya berharap dapat dilakukan negosiasi dengan negara-negara produsen vaksin. Sehingga pada bulan Mei bisa kembali normal dan pelaksanaan vaksinasi dapat  berlangsung dengan rate seperti sebelumnya dan terus meningkat.

Terkait keterbatasan suplai vaksin, Menkes Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, prioritas penerima vaksinasi mesti diperjelas. Prioritas diatur berdasarkan risiko terpapar. Apalagi berdasarkan data di Kemenkes, tercatat dari 1,5 juta yang terpapar virus Covid-19 sebanyak 10% adalah lansia di atas 60 tahun. Sedangkan yang meninggal akibat virus Covid-19 sebanyak 50% adalah lansia.

''Jadi kelihatan sekali bahwa teman-teman kita di atas 60 tahun itu berisiko tinggi. Kalau kita lihat yang masuk rumah sakit yang wafat untuk non Lansia hanya sekitar 10% dari total yang masuk, tapi kalau Lansia hampir tiga kali lipat,'' tutur Menkes Budi.

Dengan alasan adanya keterbatasan vaksin pada April 2021 dan sesuai data yang tertera, maka vaksin yang ada akan diarahkan untuk disuntikkan kepada lansia.

Update covid-19 di DKI

Sementara update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 7 April 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +         862 Jumlah total     388.338 orang
Pasien Meninggal      +           12 jumlah total         6.391 orang
Pasien sembuh         +          571 jumlah total     375.651 orang
Pasien dirawat         +          170 jumlah total         3.482 orang
Isolasi mandiri         +          109 jumlah total         2.814 orang

Update Covid-19 Nasional

Sedangkan update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 7 April 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif         +   4.860  jumlah total   1.547.376 orang
Pasien sembuh       +   5.769 jumlah total    1.391.742 orang
Pasien meninggal   +        87 jumlah total        42.064  orang

situasicovid

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 6 April 2021

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia, mengingatkan, agar semua pihak khususnya pemerintah daerah tetap konsisten dan maksimal menerapkan kebijakan PPKM. Sedangkan warga yang telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.

Menurutnya, upaya pemerintah memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan Prokes 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan.0 son

Berita Lainnya
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021
Kamis, 30 September 2021
Rabu, 29 September 2021
Selasa, 28 September 2021