Beritabatavia.com -
Upaya mencegah penularan wabah virus Covid-19, setiap orang termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) yang masuk lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong,Kalimantan Barat, harus mengikuti prosedur ketat. Tercatat sejak tanggal 20 Maret sampai tanggal 6 April 2021 di PLBN Entikong yang dikarantina sebanyak 1.787 orang, test PCR dengan hasil positif 6 orang, PCR dengan hasil negatif 1.201 orang, pasien dirujuk 23 orang, dan isolasi 15 orang.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg. Oscar Primadi, MPH, mengatakan upaya pencegahan penularan Covid-19 di PLBN Entikong bisa menjadi percontohan nasional dan PLBN lain.
''Saya berharap dengan pola-pola kerja bersama ini melibatkan TNI Polri kita mengawal PMI kita khususnya yang datang dari negara tetangga. PLBN kan tidak hanya di sini, ada di Nunukan, di NTT yakni Atambua, Papua, dan berbagai tempat. Sekali lagi ini yang harus kita kelola dengan baik,'' kata Oscar Primadi saat meninjau pelaksanaan pencegahan covid-19 bagi PMI di PLBN Entikong, Kalimantan Barat,akhir pekan lalu.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pontianak, Rahmat Subakti, mengatakan pengawasan dilakukan mulai dari desinfeksi saat kedatangan, baik orang maupun barang bawaannya, selanjutnya dilakukan skrining dokumen dan penyelidikan epidemiologi.
''Kita akan melakukan pencatatan- pencatatan yang berkaitan dengan orang dan asal-muasalnya, lalu pendataan untuk pengisian EHAC baik elektronik maupun manual yang kemudian kita lakukan input secara sistem sehingga data itu memang kita tercatat,'' kata Rahmat, di kantor KKP, Entikong.
Dia menjelaskan, tata laksana dilakukan pemeriksaan antigen dan antibodi untuk melakukan penapisan positif dan negatif, selanjutnya dilakukan swab PCR bagi yang hasilnya posistif saat tes antigen dan antibodi. Yang terakhir adalah karantina selama 5 hari bagi mereka yang negatif saat tes swab, sementara bagi yang positif diisolasi.
''Pada saat dikarantina 5 hari, mereka diberi pemahanan terkait risiko penularan virus Covid-19 dan diberi edukasi untuk menerapkan protokol kesehatan,'' tutur Rahmat. Dia menambahkan, masih membutuhkan support baik SDM maupun fasilitas serta komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat.
Sekjen Kemenkes Oscar Primadi, mengatakan, Kemenkes berfungsi sebagai back up pelayanan kesehatannya untuk aspek-aspek surveilans kesehatannya, tata kelola kasusnya. Tetapi bagaimana pengamanan dan hal-hal yang berkaitan dengan non medis, tentunya bersama-sama dengan Satgas, dengan BNPB, dengan Kementerian lembaga lain. Kerja sama harus dilakukan lebih komprehensif dan kolaborasi bersama.
Update covid-19 di DKI
Sementara update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 13 April 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:
Pasien Positif + 828 Jumlah total 394.118 orang
Pasien Meninggal + 23 jumlah total 6.482 orang
Pasien sembuh + 889 jumlah total 381.449 orang
Pasien dirawat - 86 jumlah total 2.861 orang
Isolasi mandiri + 2 jumlah total 3.326 orang
Update Covid-19 Nasional
Sedangkan update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Selasa 13 April 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:
Pasien positif + 5.702 jumlah total 1.577.526 orang
Pasien sembuh + 6.349 jumlah total 1.426.145 orang
Pasien meninggal + 126 jumlah total 42.782 orang
Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 12 April 2021
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia, mengingatkan, agar semua pihak khususnya pemerintah daerah tetap konsisten dan maksimal menerapkan kebijakan PPKM. Sedangkan warga yang telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.
Menurutnya, upaya pemerintah memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan Prokes 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan.
0 son