Jumat, 14 Mei 2021 16:12:16

Ketua RT & RW Jakarta Dilibatkan Monitoring Pemudik

Ketua RT & RW Jakarta Dilibatkan Monitoring Pemudik

Beritabatavia.com - Berita tentang Ketua RT & RW Jakarta Dilibatkan Monitoring Pemudik

Rapat koordinasi Forkompimda DKI Jakarta yang digelar hari kedua lebaran idul Fitri atau pada 14 Mei 2021 untuk mengantisipasi lonjakan kasus ...

Ketua RT & RW Jakarta Dilibatkan Monitoring Pemudik Ist.
Beritabatavia.com -

Rapat koordinasi Forkompimda DKI Jakarta yang digelar hari kedua lebaran idul Fitri atau pada 14 Mei 2021 untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 pasca libur hari Raya. Kesimpulan rapat koordinasi yang dihadiri Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Kejaksaan Tinggi Jakarta dan masing-masing jajaran akan melakukan pengetatan pemantauan pergerakan penduduk yang masuk Jakarta.

"Langkah pertama melakukan skrining di pintu-pintu masuk menuju Jakarta- Jabodetabek. Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan skrining random bagi mereka yang masuk. Kendaaran umum baik udara, laut dan kereta api bisa dideteksi lebih baik karena sudah dilakukan random skrining antigen sebelum berangkat," kata Gubernur DKI Anies Baswedan, usai rapat koordinasi, Jumat 14 Mei 2021.

Kemudian, lapis kedua adalah di komunitas, Satgas RT dan RW dikoordinir dengan jajaran Camat, Lurah, Babinsa bersama melakukan pendataan atas warga yang masuk ke wilayah itu. Jadi ketua RT ketua RW akan melakukan monitoring sehingga seluruh warga yang datang akan dilakukan pemantauan dicek kondisnya dipastikan bahwa ybs sehat dan tidak bergejala dan akan dilakukan pengetesan rapid test antigen.

" Jadi ini dua lapis untuk skrining. Satu sebelum masuk dan kedua kita sudah sampai di tempat tinggal. Nanti kita ada aplikasi khusus yang digunakan oleh para ketua RT ketua RW untuk melakukan pelaporan dua kali sehari atas kondisi di wilayahnya," kata Anies.

Kemudian langkah berikutnya adalah memastikan koordinasi dari mulai jenjang tingkat provinsi sampai RT RW berjalan sinkron karena itu nanti akan ada pertemuan khusus dengan melibatkan seluruh ketua RT dan RW kemudian Camat dan lurah, babinsa, Babinkamtibmas untuk bisa bekerja secara singkron sampai ke bawah.

"Kita tidak berharap terjadi lonjakan di pekan ke depan. Tapi kita antisipasi. Jadi kita tidak menunggu tapi justru proaktif memastikan bahwa semuanya bisa terkendali. Jadi itu pagi hari ini. Sebagian dari kesimpulan kita," papar Anies.

Pada kesempatan itu, Anies juga menyampaikan terimakasih atas dukungan dari seluruh masyarakat yang menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. Menggunakan masker. Menjaga jarak di dalam masa-masa liburan lebaran ini. Serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang tetap bertugas dilapangan walaupun sedang hari Raya Idul Fitri.  

"Di saat masyarakat istirahat para petugas bekerja di lapangan, saya mengajak kepada seluruh masyarakat sampaikan apresiasi kepada mereka semua. Karena mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan kita semua," ujar Gubernur Anies.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen DR Fadil Imran mengatakan, langkah-langkah yang diambil tadi berdasarkan pada pergerakan kendaraan keluar masuk Jabodetabek.

" Data yang saya terima dari Dirlantas, sebelum dilakukannya pemberlakukan larangan mudik, jumlah kendaraan yang keluar masuk di gerbang tol baik Cikupa maupun cikabar itu sekitar 700 ribu kendaraan," kata Kapolda.

Kemudian data penumpang melalui kereta api dan udara, itu sekitar 300 ribu. Jadi, ada sekitar 1 juta orang yang berdasarkan data perlintasan melalui gerbang tol dan bandara, serta stasiun kereta api yang keluar, termasuk tambahan adalah yang menggunakan kendaraan roda dua yang melewati Kedungwaringin menuju Jawa. Itu puncaknya terjadi dalam satu Minggu terakhir.

Menurut Kapolda, kita semua juga bisa melihat, ada sekitar 100-200 ribu masyarakat yang tetap nekat untuk mudik. Walaupun juga secara efektifitas penyekatan baik karena mampu mengurangi 50 persen Jumlah arus yang keluar dari DKI Jakarta.

Ini barangkali mengapa kita mengambil langkah untuk melakukan pencegahan di basis komunitas untuk mengefektifkan 3T yaitu testing treacing dan treatmen.
" Mudah-mudahan kondisi covid yang terkendali di wilayah Jakarta dengan antisipasi yang lebih dini bisa tetap kita jaga bersama," ujar Kapolda Irjen Fadil Imran. O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 15 September 2021
Kamis, 09 September 2021
Selasa, 07 September 2021
Jumat, 20 Agustus 2021
Selasa, 17 Agustus 2021
Rabu, 11 Agustus 2021
Selasa, 10 Agustus 2021
Senin, 09 Agustus 2021
Kamis, 05 Agustus 2021
Rabu, 28 Juli 2021
Selasa, 27 Juli 2021
Minggu, 18 Juli 2021