Selasa, 25 Mei 2021 17:15:08

Treacing & Isolasi Putus Rantai Penularan Covid,Positif 1.786.187 Sembuh 1.642.074 Meninggal 49.627

Treacing & Isolasi Putus Rantai Penularan Covid,Positif 1.786.187 Sembuh 1.642.074 Meninggal 49.627

Beritabatavia.com - Berita tentang Treacing & Isolasi Putus Rantai Penularan Covid,Positif 1.786.187 Sembuh 1.642.074 Meninggal 49.627

Kata treacing, isolasi dan karantina meski berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama untuk meminimalisir penularan virus covid-19. Treacing atau ...

Treacing & Isolasi Putus Rantai Penularan Covid,Positif 1.786.187 Sembuh 1.642.074 Meninggal 49.627 Ist.
Beritabatavia.com -

Kata treacing, isolasi dan karantina meski berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama untuk meminimalisir penularan virus covid-19. Treacing atau pelacakan adalah bagian dari upaya 3T yang dilakukan pemerintah untuk melengkapi testing dan treatmen sebagai bagian dari upaya penanganan Covid-19

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor Hk.01.07/Menkes/4641/2021, treacing dilakukan Puskesmas dan jejaringnya terhadap kontak erat dari kasus konfirmasi positif Covid-19. Sedangkan Tracer (pelacak) dapat melibatkan tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan seperti TNI dan POLRI, atau komponen masyarakat setelah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas.

Treacing penting untuk mengidentifikasi waktu dan tempat dari orang-orang yang berkontak dengan penderita Covid-19. Kemudian menginformasikan orang-orang yang mungkin terpapar virus, dan mengisolasi orang-orang yang terjangkit Covid-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Lalu apa perbedaan istilah Karantina dan Isolasi walaupun tujuannya sama untuk mengurangi risiko penularan.  

Satgas Penanganan Covid-19 menjelaskan, Karantina adalah upaya memisahkan seseorang yang terpapar Covid-19 (baik dari riwayat kontak atau riwayat bepergian ke wilayah yang telah terjadi transmisi komunitas). Karantina dilakukan untuk mengurangi risiko penularan meskipun belum menunjukkan gejala apapun atau sedang dalam masa inkubasi.  
Seseorang dinyatakan selesai karantina apabila exit test pada hari kelima memberikan hasil negatif. Jika exit test positif, maka orang tersebut dinyatakan sebagai kasus terkonfirmasi Covid-19 dan harus menjalani isolasi. Jika exit test tidak dilakukan maka karantina harus dilakukan selama 14 hari.

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Selasa 25 Mei 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif         +  5.060 jumlah total  1.786.187 orang
Pasien sembuh      +  3.795 jumlah total  1.642.074 orang
Pasien meninggal   +    172 jumlah total       49.627 orang

Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 263 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 25 Mei 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif           +  384 Jumlah total  425.212 orang
Pasien Meninggal      +   14 jumlah total      7.239 orang
Pasien sembuh         +  506 jumlah total  407.493 orang
Pasien dirawat            -   74 jumlah total     5.463 orang
Isolasi mandiri             -   62 jumlah total    5.017 orang

jumlah

Foto : jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 24 Mei 2021

Sementara Isolasi adalah upaya memisahkan seseorang yang sakit dan membutuhkan perawatan Covid-19 atau seseorang terkonfirmasi Covid-19 dari orang yang sehat untuk bertujuan mengurangi risiko penularan.

Kriteria selesai isolasi dan sembuh pada kasus terkonfirmasi Covid-19 menggunakan gejala sebagai patokan utama:
1. Pada kasus terkonfirmasi yang tidak bergejala (asimtomatik), isolasi dilakukan  sekurang-kurangnya 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi.
2. Pada kasus terkonfirmasi yang bergejala, isolasi dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala ditambah dengan sekurang-kurangnya 3 hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan. Sehingga, untuk kasus-kasus yang mengalami gejala selama 10 hari atau kurang harus menjalani isolasi selama 13 hari.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan, otoritas di tingkat RT atau RW untuk melakukan pengawasan bagi warganya yang baru saja kembali bepergian selama masa mudik lebaran. Agar menjalankan prosedur karantina 5 x 24 jam. Dan otoritas setempat harus menindak tegas apabila masyarakat melakukan pelanggaran.

Dia juga meminta pihak instansi dan lembaga mendukung upaya ini, dengan memberikan izin kepada yang bersangkutan untuk menjalankan prosedur karantina 5 x 24 jam demi keselamatan bersama.O son

Berita Lainnya
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021
Kamis, 30 September 2021
Rabu, 29 September 2021
Selasa, 28 September 2021