Rabu, 26 Mei 2021 19:49:39

Praktik Tipu-Tipu Ala Lazada Rugikan Para Seller Sejak 2019

Praktik Tipu-Tipu Ala Lazada Rugikan Para Seller Sejak 2019

Beritabatavia.com - Berita tentang Praktik Tipu-Tipu Ala Lazada Rugikan Para Seller Sejak 2019

Bukan hanya menolak bertemu, tetapi Lazada juga tidak menunjukkan etikat baik untuk mengembalikan uang hasil penjualan para pedagang (seller) yang ...

Praktik Tipu-Tipu Ala Lazada Rugikan Para Seller Sejak 2019  Ist.
Beritabatavia.com -

Bukan hanya menolak bertemu, tetapi Lazada juga tidak menunjukkan etikat baik untuk mengembalikan uang hasil penjualan para pedagang (seller) yang dipotong Lazada sejak 2019 silam. Ironisnya, ratusan Seller pengguna platform Lazada menjadi korban praktik tipu-tipu terselubung ala Lazada. Justru disalahkan pihak Lazada dengan alasan Seller setuju ikut program free shipping dengan  mengklik salah satu tombol di website Lazada.  

Seperti email yang dikirimkan Istiara Arinda Partner Support Center Lazada Indonesia kepada pedagang yang mengalami kerugian hingga Rp 600 juta. Disebutkan, program promo itu diaktifkan sendiri oleh pihak Seller, sehingga Lazada tidak dapat mengembalikan uang potongan yang telah diproses. Cara mengaktifkan promo tersebut melalui pop up atau masuk ke menu free shipping. Lazada tidak dapat memberikan IP address email maupun konfirmasi kepada yang mengaktifkan promo tersebut. Lazada juga tidak dapat memenuhi permintaan pertemuan oleh Seller, karena seluruh karyawan sedang bekerja dari rumah.  

Aci, salah seorang pedagang atau Seller Lazada korban pemotongan uang hasil penjualan barang, mengatakan, tidak mungkin pedagang sengaja merugikan diri sendiri.    
"Pembuat kebijakan free shipping tersebut sebenernya menyadari hal itu bisa membuat bangkrut penjual.Apalagi saat itu semua menggunakan bahasa Inggris, padahal ini negara Indonesia. Sementara  banyak seller di Indonesia bahasa inggrisnya kurang bagus," katanya.

Para pedagang atau seller juga mengatakan Lazada tidak membuat pernyataan dan penjelasan secara rinci dan lengkap tentang free shipping. Para pedagang menduga pihak Lazada sengaja mendiamkan program free shipping sekaligus jebakan sehingga digunakan alasan memotong langsung uang penjualan para pedagang.

"Kenapa seller tidak di telepon apabila pembuat program menyadari bahwa free shipping bisa membuat penjual mengalami kerugian dimana misalnya kerugian sudah diatas 2 juta, hub seller apakah mau dilanjut atau tidak," kata Aci.

Para pedagang atau Seller pengguna platform Lazada mengancam akan melaporkan pimpinan manajemen Lazada ke Polisi. Sebab, tidak merespon tuntutan para Seller terkait pemotongan uang hasil penjualan oleh pihak Lazada yang telah berlangsung sejak 2019 silam. Akibat pemotongan uang yang dilakukan sepihak, para Seller mengalami kerugian dari mulai puluhan juta hingga mencapai Rp 600 juta.

Disebutkan, kasus pemotongan uang hasil penjualannya merupakan tindakan semena-mena pihak Lazada dan sudah berjalan sejak 2019. Modus yang dilakukan adalah menuding para Seller tidak mengirim barang yang sesuai dengan dimensi produk yang ditulis dalam spesifikasi barang. Praktiknya lainnya dengan modus autoposting atau pemotongan ongkos kirim dengan alasan kelebihan berat barang.

Padahal, pihak Seller mengaku sudah melakukan sesuai ketentuan yang tertera dalam kesepakatan dengan pihak Lazada. Tidak mungkin melakukan seperti yang dituduhkan pihak Lazada. Sehingga alasan pemotongan sepihak itu tidak logis. Tetapi Lazada selalu menyebut tidak sesuai dan menyalahkan Seller kemudian langsung memotong, urusannya belakangan.

"Kalau barang tidak sesuai atau beratnya melebihi kembalikan saja ke seller, kenapa dikirim ke pembeli, kemudian uang hasil penjualan langsung main potong tanpa izin," kata Aci

Anehnya, setelah pemotongan dilakukan sejak 2019, pihak Lazada tidak berkenan untuk bertemu dan membicarakan secara langsung dengan Seller. Para seller mengaku punya bukti perbuatan Lazada itu. Apabila uang yang dipotong pihak Lazada tidak segera dikembalikan, kasus ini akan dilaporkan ke pihak kepolisian, agar tidak ada lagi korban berikutnya. Sementara konfirmasi yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp kepada seorang karyawan Lazada tidak direspon meskipun telah membaca pesan yang dikirim. O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 15 Maret 2021
Jumat, 12 Maret 2021
Jumat, 26 Februari 2021
Selasa, 23 Februari 2021
Sabtu, 13 Februari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Senin, 19 Oktober 2020
Jumat, 11 September 2020
Kamis, 10 September 2020
Rabu, 09 September 2020
Selasa, 08 September 2020
Selasa, 08 September 2020