Rabu, 04 Agustus 2021 16:49:58

Kasus Harian Masih Tinggi Tetap Waspada,Positif 3.532.567 Sembuh 2.907.920 Meninggal 100.636

Kasus Harian Masih Tinggi Tetap Waspada,Positif 3.532.567 Sembuh 2.907.920 Meninggal 100.636

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Harian Masih Tinggi Tetap Waspada,Positif 3.532.567 Sembuh 2.907.920 Meninggal 100.636

Dalam dua minggu terakhir kasus Covid-19 menunjukkan tren penurunan dari sebelumnya angka tertinggi mencapai 30,72% menjadi 27,38% dan turun ...

Kasus Harian Masih Tinggi Tetap Waspada,Positif 3.532.567 Sembuh 2.907.920 Meninggal 100.636 Ist.
Beritabatavia.com -

Dalam dua minggu terakhir kasus Covid-19 menunjukkan tren penurunan dari sebelumnya angka tertinggi mencapai 30,72% menjadi 27,38% dan turun hingga 25,18%. Sehingga sejalan dengan angka positivity rate mingguan yang juga menurun dalam kurun waktu yang sama. Penurunan kasus positif dua minggu berturut -turut terjadi di  kepulauan Riau, Jawa Barat, DKI Jakarta,Jawa Timur, Banten dan Bali serta Maluku dan Maluku Utara. Tetapi jangan lengah sebab kasus harian masih di atas angka 30 ribu.

"Ini adalah pencapaian positif yang harus terus dipertahankan. Karena hal ini menunjukkan penurunan penularan di tengah-tengah masyarakat," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Tetapi, Satgas mengingatkan sejumlah provinsi lain untuk waspada. Karena mengalami kenaikan kasus dalam 3 minggu berturut-turut. Provinsi-provinsi tersebut didominasi Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk Pulau Sumatera, hampir semua provinsinya menunjukkan kenaikan kasus kecuali Kepulauan Riau. Di Kalimantan, seluruh provinsinya menunjukkan kenaikan kasus dalam 3 minggu berturut-turut. Khusus Kalimantan Barat, sempat mengalami penurunan kasus.

Sementara di Pulau Sulawesi seluruh provinsinya menunjukkan kenaikan kasus dalam 3 minggu. Kecuali, Sulawesi Tenggara dam Gorontalo yang sempat mengalami penurunan. Sedangkan di Pulau Jawa masih ada DI Yogyakarta yang menunjukkan kenaikan kasus selama 2 minggu terakhir.

"Kenaikan kasus yang belum dapat ditekan perlu menjadi perhatian bersama.Pemerintah daerah dan masyarakatnya jangan lengah dan menganggap daerahnya baik-baik saja sehingga tidak menerapkan PPKM Level 4," ujar Prof Wiku.

Pastikan kebutuhan untuk pelayanan kesehatan mencukupi  dengan mengkonversi tempat tidur rumah sakit pasien Covid-19 atau membuka tempat isolasi terpusat jika dibutuhkan. Pastikan juga suplai oksigen dan obat-obatan tercukupi dan terdistribusi dengan baik. Juga, peran posko desa/kelurahan agar diperkuat untuk pengawasan dan pelaporan terhadap kepatuhan protokol kesehatan dapat ditingkatkan.

"Provinsi yang sudah baik untuk mempertahankan. Jangan terlena dan tetap waspada. Karena kasus harian masih diatas 30 ribu yang perlu ditekan. Seperti pembelajaran pada kenaikan kenaikan kasus yang lalu bahwa dampak dari kebijakan akan terlihat di minggu ketiga dan bertahan selama 6 Minggu kedepan," kata Prof Wiku.

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 4 Agustus 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif          +  35.867 jumlah total  3.532.567 orang
Pasien sembuh       +  34.251 jumlah total  2.907.920 orang
Pasien meninggal    +   1.747 jumlah total     100.636 orang

Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 263 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 4 Agustus 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif             +  2.981 Jumlah total  823.346 orang
Pasien Meninggal       +       81 jumlah total     12.514 orang
Pasien sembuh          +  2.453 jumlah total    796.381 orang

jumlah

foto : jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 3 Agustus 2021

Prof Wiku juga meminta agar masyarakat yang memelihara hewan tidak perlu takut dan panik. Sebab belum ada bukti bahwa hewan menularkan virus Covid-19 ke manusia. Meskipun sejak awal pandemi beberapa negara telah melaporkan adanya infeksi Sars-COV2 pada hewan. Data Office of International des Epizooties (OIE) selaku organisasi kesehatan hewan dunia, menyatakan secara global, saat ini tercatat 500 kasus pada 10 spesies di 30 negara.

"Penting untuk diketahui, sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan yang terinfeksi Covid-19 dapat menularkan virus ke manusia," kata Prof Wiku.

Namun dihimbau untuk selalu merawat dan memenuhi kesejahteraan hewan peliharaan. Para pemilik hewan yang dinyatakan positif, diminta tidak melakukan kontak dengan hewan. Dan pemilik hewan dianjurkan membawa hewan peliharaan ke dokter hewan apabila menunjukkan gejala. O son

Berita Lainnya
Rabu, 13 Oktober 2021
Selasa, 12 Oktober 2021
Senin, 11 Oktober 2021
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021