Rabu, 11 Agustus 2021 16:17:12

Bersiap Hidup Berdampingan Dengan Covid-19, Positif 3.749.446 Sembuh 3.211.078 Meninggal 112.198

Bersiap Hidup Berdampingan Dengan Covid-19, Positif 3.749.446 Sembuh 3.211.078 Meninggal 112.198

Beritabatavia.com - Berita tentang Bersiap Hidup Berdampingan Dengan Covid-19, Positif 3.749.446 Sembuh 3.211.078 Meninggal 112.198

Ditengah ketidak pastian kapan pandemi virus Covid-19 akan berakhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan agar masyarakat ...

Bersiap Hidup Berdampingan Dengan Covid-19, Positif 3.749.446 Sembuh 3.211.078 Meninggal 112.198 Ist.
Beritabatavia.com -

Ditengah ketidak pastian kapan pandemi virus Covid-19 akan berakhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan agar masyarakat Indonesia bisa beradaptasi dengan Covid-19. Sebab Covid-19 berpeluang akan hidup berdampingan dengan masyarakat Indonesia dalam jangka waktu yang tidak sebentar.

Kendati perkembangan secara nasional dalam periode 1 - 8 Agustus 2021, angka positivity rate menurun dari sebelumnya 25,81% menjadi 23,57%. Angka bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur juga terus menurun dari 62,68% menjadi 54,35%. Sementara angka testing menunjukkan dari 402,96% menjadi 354,38%.

Penanganan Covid-19 terus mengalami kemajuan, seperti kasus positif mingguan yang terus menurun selama 3 minggu berturut-turut atau turun 35% . Kasus aktif juga menurun dalam 2 minggu berturut-turut atau turun 17% dari puncak penurunan.

Perkembangan baik juga terjadi pada angka kesembuhan mingguan yang terus naik mencapai 5,54%.Namun sayangnya, kasus kematian belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Dimana masih mengalami kenaikan selama 3 minggu terakhir. Kasus kematian pasien harus mendapat perhatian serius karena jika dibandingkan rata-rata tingkat dunia sebesar 2,13%, Indonesia berada di angka hampir 3%.

"Maka dari itu, selain berfokus penurunan kasus aktif, penurunan kematian juga menjadi fokus utama dalam perpanjangan PPKM ini. Karena kenaikan kematian yang telah berlangsung 3 Minggu berturut-turut ini, kita telah kehilangan 24.496 nyawa dengan rata-rata kematian diatas 1000 orang per hari," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Untuk itu fokus penanganan saat ini perlu ditekankan di semua provinsi termasuk yang ada di luar Jawa-Bali. Untuk provinsi yang saat ini kenaikan kasusnya sangat tinggi, dimohon pada gubernur, bupati dan walikota setempat segera bergerak mengantisipasi mempersiapkan fasilitas kesehatan. Para kepala daerah juga harus bisa membaca data dan segera menindaklanjuti adanya perkembangan yang kurang baik.

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 11 Agustus 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif          +  30.625 jumlah total  3.749.446 orang
Pasien sembuh       +  39.931 jumlah total  3.211.078 orang
Pasien meninggal    +   1.579 jumlah total     112.198 orang

Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 263 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 11 Agustus 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif             +  1.958 jumlah total  835.609 orang
Pasien Meninggal       +       42 jumlah total   12.866 orang
Pasien sembuh          +  1.334 jumlah total  811.642 orang

jumlah

Foto : jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 10 Agustus 2021

Prof Wiku Adisasmito mengatakan, selain meminta masyarakat Indonesia siap hidup berdampingan dengan Covid-19. Pemerintah juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang menghadapi Covid-19. Serta selalu berhati-hati dalam mengambil setiap kebijakan dalam penanganan pandemi Covid-19 dan berupaya maksimal dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Untuk itu upaya terbaik yang bisa kita lakukan dalam menjalani dinamika yang ada, ialah memaksimalkan berbagai upaya pengendalian secara paralel untuk upaya proteksi maksimal," kata Prof Wiku.
 
Kedepannya pemerintah akan senantiasa memantau kondisi Covid-19 secara aktual. Hal ini demi mengambil kebijakan yang tepat baik dalam hal penanganan kesehatan maupun pemulihan ekonomi.

Selain Indonesia, negara-negara lain dan organisasi internasional seperti World Bank dan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) juga tengah menyiapkan panduan baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.O son

Berita Lainnya
Rabu, 13 Oktober 2021
Selasa, 12 Oktober 2021
Senin, 11 Oktober 2021
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021