Beritabatavia.com -
Pemerintah mengapresiasi penyelenggaraan prosesi adat Ngaben di Bali pada Jumat 8 Oktober 2021 yang digelar dalam protokol kesehatan (Prokes) ketat. Hendaknya, ditengah kondisi Pandemi Covid-19 yang semakin terkendali di Tanah Air. Disusul aktivitas masyarakat yang melibatkan banyak orang perlahan dilonggarkan, kerja sama dalam upaya perlindungan kesehatan terus ditingkatkan.
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dokter Reisa Broto Asmoro, mengatakan, data monitoring kepatuhan prokes Bali yang selalu tercatat tinggi diatas 90% menjadi modal dasar membaiknya penanganan Covid-19. Sehingga dibolehkannya upacara besar seperti Ngaben atau Pelebon. tidak hanya itu, membaiknya situasi Bali membuat pemerintah membuka penerbanagan langsung ke Bali dari Jepang, Korea Selatan, Cina, Selandia Baru dan Uni Emirat Arab pada 14 Oktober 2021 mendatang.
Guna mengoptimalkan perlindungan kesehatan dan menekan risiko transmisi dalam situasi yang makin terkendali, Prokes di Sanur diterapkan dengan sangat ketat sepanjang pelaksanaan Upacara Ngaben. Masyarakat terpantau patuh mengenakan masker. Panitia juga menyediakan sarana penunjang seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer di tempat upacara. Warga yang belum mendapatkan vaksinasi tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. Untuk memastikan status vaksinasi, panitia upacara mengharuskan pengunjung melakukan scan QR Code PeduliLindungi di pintu masuk.
Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Minggu 10 Oktober 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:
Pasien positif + 894 jumlah total 4.227.932 orang
Pasien sembuh + 1.584 jumlah total 4.060.851 orang
Pasien meninggal + 39 jumlah total 142.651 orang
Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 10 Oktober 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:
Pasien Positif + 140 jumlah total 859.161 orang
Pasien Meninggal + 4 jumlah total 13.547 orang
Pasien sembuh + 69 jumlah total 843.891 orang
foto : Jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 9 Oktober 2021
“Kita harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Bali yang membuktikan bahwa adaptasi kebiasaan baru dapat diterapkan dalam upacara adat besar seperti Ngaben tokoh besar seperti Ida Pedanda Nabe Gede Dwija Ngenjung," kata dokter Reisa.
Kepatuhan yang tinggi dalam penerapan Prokes, kesadaran masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru, serta cakupan vaksinasi yang baik, mencerminkan semangat bahwa Bali siap bangkit.
Bali Bangkit artinya Bali dengan tatanan kehidupan baru, bertujuan menunjukkan ke dunia, bahwa Bali bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan (clean, healthy, safe, and environmentally friendly). Diharapkan, semangat ini juga dapat memberikan motivasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus aktif bergerak dengan tetap mewaspadai virus corona yang hidup berdampingan dengan kita.
O son