Minggu, 19 Desember 2021 17:18:41

Ditemukan 10 Orang Kontak Erat Pasien Varian Omicron, Positif + 164 Sembuh + 155 Meninggal + 4

Ditemukan 10 Orang Kontak Erat Pasien Varian Omicron, Positif + 164 Sembuh + 155 Meninggal + 4

Beritabatavia.com - Berita tentang Ditemukan 10 Orang Kontak Erat Pasien Varian Omicron, Positif + 164 Sembuh + 155 Meninggal + 4

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan penelusuran kontak erat dengan pasien Covid-19 varian Omicron pertama. Hasilnya, ditemukan 10 orang ...

Ditemukan 10 Orang Kontak Erat Pasien Varian Omicron, Positif + 164 Sembuh + 155 Meninggal + 4 Ist.
Beritabatavia.com -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan penelusuran kontak erat dengan pasien Covid-19 varian Omicron pertama. Hasilnya, ditemukan 10 orang dan mereka positif Covid-19 saat ini sedang dilakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan varian virus yang menginfeksi.

" Ada 10 orang kontak erat yang positif Covid-19 varian Omicron. Mereka sedang diperiksa lebih lanjut," kata juru bicara vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi seperti dilansir Republika, Minggu 19/12/2021.

Siti Nadia menjelaskan, 10 orang itu diperiksa lebih lanjut dengan melakukan tes whole genome sequencing (WGS). Tes WGS dilakukan untuk memastikan apakah mereka juga terinfeksi varian Omicron atau varian lain. Hasil tes WGS mereka diperkirakan baru akan keluar sekitar satu pekan lagi.

Nadia menegaskan, meski 10 pasien positif ini kontak erat dengan pasien Omicron, bukan berarti mereka probable case (kemungkinan kasus) Omicron. "Ini hanya positif kontak erat dan kita langsung lakukan genom sequencing, jadi belum ada yang probable Omicron," katanya.

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Minggu 19 Desember 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif          +     164 jumlah total  4.260.544 orang
Pasien sembuh       +     155 jumlah total  4.111.619 orang
Pasien meninggal    +        4 jumlah total     143.002 orang

Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 19 Desember 2021.Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +     43 jumlah total  864.644 orang
Pasien Meninggal       +      0 jumlah total    13.583 orang
Pasien sembuh          +     46 jumlah total  850.797 orang

terpapar

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 18 Desember 2021

Sejumlah ahli menyebut varian Omicron cenderung memunculkan gejala Covid-19 yang berbeda dari gejala klasik Covid-19. Sejauh ini, ada lima gejala terkait varian Omicron yang patut diwaspadai.

"Lebih dari 50 persen orang tidak pernah mengalami gejala klasik," ungkap ahli epidemiologi Inggris, Prof Tim Spector seperti dilansir dari laman Express, Minggu (19/12/2021).

Prof Spector mengatakan, lima gejala Covid-19 utama terkait varian Omicron serupa dengan gejala selesma. Kelima gejala tersebut meliputi sakit kepala, nyeri tenggorokan, kelelahan, bersin, dan hidung berair atau beringus. Tiga gejala klasik Covid-19 yaitu kehilangan indra penciuman atau perasa, demam dan batuk, tidak lagi ada pada urutan lima besar.

Menurut Prof Spector, bila terkena Covid-19, orang-orang yang sudah divaksinasi biasanya hanya akan mengalami gejala ringan. Gejala ini akan terlihat seperti pilek pada umumnya. Meski gejalanya tampak ringan, bukan berarti pandemi Covid-19 dapat diremehkan.

dr Hilary Robert Jones juga presenter dan penulis tentang masalah medis di Inggris mengatakan,virus corona saat ini justru menyebar dengan cepat seperti kebakaran hutan. Bila tak bisa ditanggulangi, kondisi ini bisa mendorong dibutuhkannya kembali penerapan lockdown. Tentu, tak ada satu orang pun yang menginginkan itu terjadi.

"Orang-orang cemas, depresi, lelah, dan stres," kata dr Jones.

Hilarry Jones menambahkan, berdasarkan data, satu dari empat atau lima kasus yang menunjukkan gejala pilek merupakan Covid-19. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala seperti selesma sebaiknya menjalani tes Covid-19. O son

Berita Lainnya
Minggu, 16 Januari 2022
Jumat, 14 Januari 2022
Kamis, 13 Januari 2022
Rabu, 12 Januari 2022
Selasa, 11 Januari 2022
Jumat, 07 Januari 2022
Kamis, 06 Januari 2022
Rabu, 05 Januari 2022
Selasa, 04 Januari 2022
Senin, 03 Januari 2022
Minggu, 02 Januari 2022
Sabtu, 01 Januari 2022