Minggu, 02 Januari 2022 16:56:44

Tingkatkan Prokes Varian Omicron Disekitar Kita, Positif + 174 Sembuh + 190 Meninggal + 1

Tingkatkan Prokes Varian Omicron Disekitar Kita, Positif + 174 Sembuh + 190 Meninggal + 1

Beritabatavia.com - Berita tentang Tingkatkan Prokes Varian Omicron Disekitar Kita, Positif + 174 Sembuh + 190 Meninggal + 1

Perlahan tapi pasti, linimasa kasus Omicron di Indonesia pertama terdeteksi pada 16 Desember 2021 pada petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet ...

Tingkatkan Prokes Varian Omicron Disekitar Kita, Positif + 174 Sembuh + 190 Meninggal + 1  Ist.
Beritabatavia.com -

Perlahan tapi pasti, linimasa kasus Omicron di Indonesia pertama terdeteksi pada 16 Desember 2021 pada petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Lalu pada 17 Desember dua kasus riwayat perjalanan dari amerika Serikat dan Inggris.Kemudian 20 Desember dua kasus riwayat perjalanan dari London Inggris.

Selanjutnya 23 Desember tiga kasus pekerja migran Indonesia dari Kongo dan Malaysia. Lalu 24 Desember 11 kasus riwayat perjalanan dari Turki, Jepang, Korsel dan Arab Saudi. Pada 25 Desember 27 kasus dari Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawai, Spanyol, Inggris, Turki dan Nigeria dan satu kasus tenaga kesehatan. Kasus ke 47, pada 28 Desember transmisi lokal di Jakarta. Selanjutnya 29 Desember 21 kasus riwayat perjalanan dari Arab Saudi dan Turki.

Pada 31 Desember 2021 Kemenkes mencatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif varian Omicron sebanyak 136 orang yang asalnya didominasi para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
 
Pada 2 Januari 2022, varian Omicron bukan lagi hanya berasal dari PPLN. Sebab    varian Omicron sudah terdeteksi di Jawa Timur. Pasien pertama yang terdeteksi varian Omicron adalah warga Surabaya.

Informasi ini bermula dari Mohammad Ali Kuncoro Kepala Biro Administrasi Pimpinan Satdaprov Jatim yang meneruskan pesan dr. Joni Wahyuhadi Dirut RSUD Dr Soetomo.

“Bapak ibu semuanya, mohon dengan hormat prokes ditingkatkan. Karena Omicron sudah terdeteksi di sekitar kita,” kata Ali di grup WhatsApp, Minggu (2/1/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Jatim, dokter Erwin Astha Triyono, membenarkan ihwal virus Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi pada pasien di Jatim. Namun, dokter Erwin belum memberikan keterangan lebih lanjut tentang pasien yang terinfeksi dan riwayat perjalanan pasien. Sebab hal ini masih tahap koordinasi.

“Benar (sudah terdeteksi) varian Omicron. Nanti akan dijelaskan, setelah koordinasi antara tim humas, Dinkes Surabaya dan Jatim,” kata dr Erwin Astha.

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Minggu 2 Januari 2022 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif          +     174 jumlah total  4.263.168 orang
Pasien sembuh       +     190 jumlah total  4.114.689 orang
Pasien meninggal    +        1 jumlah total     144.097 orang

Update covid-19 di DKI
Sementara update informasi data dari fasilitas kesehatan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 2 Januari 2022.Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +    103 jumlah total  865.518 orang
Pasien Meninggal       +       0 jumlah total    13.588 orang
Pasien sembuh          +    106 jumlah total  851.386 orang

terpapar

Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 1 Januari 2022

Terkait dengan adanya pemberitaan meninggalnya dua anak pasca penyuntikan vaksin Covid-19. Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari menegaskan hingga saat ini belum ada kasus meninggal yang disebabkan vaksinasi Covid-19.

"Data Komnas KIPI hingga 30 November 2021 menunjukkan sebanyak 363 KIPI Serius yang dilaporkan di seluruh provinsi di Indonesia. Namun kasus meninggal sampai saat ini belum ada," tegas Prof Hindra Irawan.

Dijelaskan, sebagai lembaga yang kredibel dan independen, Komnas KIPI bertugas untuk melakukan kajian kausal. Laporan yang akurat, lengkap serta cepat dapat membantu untuk menegakkan diagnosis.

Menurutnya, laporan kasus meninggal yang diduga akibat vaksinasi di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bone, pihaknya telah melakukan audit bersama dengan Komda KIPI dan Dinkes setempat pada tanggal 30 Desember 2021. Hasilnya setelah di investigasi, keduanya tidak terkait dengan vaksinasi Covid-19.

“Kasus Kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan” ujar Prof Hindra Irawan. 0 son

Berita Lainnya
Minggu, 16 Januari 2022
Jumat, 14 Januari 2022
Kamis, 13 Januari 2022
Rabu, 12 Januari 2022
Selasa, 11 Januari 2022
Jumat, 07 Januari 2022
Kamis, 06 Januari 2022
Rabu, 05 Januari 2022
Selasa, 04 Januari 2022
Senin, 03 Januari 2022
Minggu, 02 Januari 2022
Sabtu, 01 Januari 2022