Beritabatavia.com -
Ledakan tabung gas elpiji kembali menelan korban. Janan (42), pembantu rumah tangga (PRT), mengalami luka bakar sekitar 20 persen setelah tabung gas di rumah majikanya di RT 07 RW 02, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, meledak, Sabtu (9/10) subuh.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30. Saat itu, Janan hendak menghidupkan mesin penyedot air dengan menekan saklar. Namun, tiba-tiba terdengar suara ledakan disertai kobaran api. Tubuh janan langsung terpental, dan tangan, kaki serta wajahnya terasa panas. Belakangan diketahui, suara ledakan berasal dari regulator tabung gas yang bocor. Percikan api dari saklar menyambar gas yang telah memenuhi seluruh ruangan.
Selain mengakibatkan satu orang terluka, ledakan itu juga membuat atap dapur berlubang dan seluruh ruangan dapur terbakar. Awalnya, warga sekitar menduga ledakan karena adanya benda asing yang jatuh menimpa dapur. Terlebih ada lubang pada atap dapur.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian dari Polsek Kembangan, diketahui penyebab ledakan adalah kebocoran regulator pada tabung gas.
Setelah diselidiki, ledakan bukan karena meteor atau benda jatuh dari langit, tapi karena gas bocor, kata Kompol Tri Yulianto, Kapolsek Kembangan.
Dijelaskan Tri, penghuni rumah tidak menyadari adanya gas bocor sehingga gas memenuhi seluruh bagian dapur. Ruangan dapur yang sempit dan tidak memiliki lubang udara yang cukup, membuat gas memenuhi ruangan.
Ledakan dipicu oleh korban yang menekan saklar listrik saat hendak menyalakan mesin penyedot air, paparnya.
Sampai saat ini pemilik rumah yang berinisial AG masih dimintai keterangan. Sementara korban ledakan sudah mendapatkan perawatan. o bjc/or