Kamis, 10 November 2022 10:43:47

Kabareskrim Difitnah, ICPW minta Kapolri usut dalang dibalik Issu Ismail Bolong

Kabareskrim Difitnah, ICPW minta Kapolri usut dalang dibalik Issu Ismail Bolong

Beritabatavia.com - Berita tentang Kabareskrim Difitnah, ICPW minta Kapolri usut dalang dibalik Issu Ismail Bolong

JAKARTA - Beredar fitnah yang menyebut Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menerima upeti sebesar Rp. 6 miliar dari penambang ilegal yang juga mantan ...

Kabareskrim Difitnah, ICPW minta Kapolri usut dalang dibalik Issu Ismail Bolong Ist.
Beritabatavia.com - JAKARTA - Beredar fitnah yang menyebut Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menerima upeti sebesar Rp. 6 miliar dari penambang ilegal yang juga mantan anggota kepolisian bernana Ismail Bolong. Indonesian Civilian Police Watch (ICPW) menilai bahwa fitnah tersebut dimunculkan diduga untuk membunuh karir Komjen Agus Andrianto, karena banyak pihak internal yang tidak senang kalau Komjen Agus naik karirnya, Salah satunya, pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir Josua oleh Bareskrim Mabes Polri yang dipimpin Komjen Agus Andrianto. "Pengungkapan kasus Sambo yang dilakukan Komjen Agus pasti membuat internal yang tidak menyukainya semakin bernafsu untuk menjatuhkannya,” kata ketua Presidium ICPW Bambang Suranto, kamis (10/11). Seperti video yang beredar itu, bahan tersebut kan adanya di internal tubuh Polri sejak dibuat bulan Februari 2022, tapi kenapa baru sekarang di sebar-luaskan. Harus dicari tau Siapa oknum di Mabes Polri yang menyebarkan video tersebut. Karena sepertinya, tujuan video itu disebarkan hanya ingin memecah belah di internal tubuh Polri saja. Untuk itu, ia pun meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar mencari dalang pembuat fitnah keji yang menyasar kepada Kabareskrim Agus Andrianto. “Kapolri harus mencari dalang yang telah merusak nama baik petinggi Polri ini. Dan apa yang melatarbelakangi beredarnya video tersebut, Karena fitnah ini telah mengancam institusi Polri,” ujar Bambang. Tidak lama setelah video lama beredar, kata Bambang, kemudian beredar kembali video Ismail Bolong yang meralat pernyataan terkait setoran uang ke Kabareskrim. Berarti kata Bambang, kuat dugaan ada paksaan agar video itu kembali diedarkan. Ismail mengaku saat itu dirinya diminta membuat testimoni dan diancam. Karena di bawah tekanan, ia pun membaca tulisan yang telah dibawa oleh Karo Peminal Divisi Propam Polri saat itu Hendra Kurniawan. (tk/*)
Berita Lainnya
Kamis, 19 Januari 2023
Kamis, 19 Januari 2023
Rabu, 18 Januari 2023
Selasa, 17 Januari 2023
Senin, 16 Januari 2023
Minggu, 15 Januari 2023
Jumat, 13 Januari 2023
Jumat, 13 Januari 2023
Senin, 09 Januari 2023
Sabtu, 07 Januari 2023
Sabtu, 07 Januari 2023
Jumat, 06 Januari 2023