Kamis, 13 April 2023 10:46:06

Untung Ada Polisi, Tiket Hangus 21 Jamaah Bisa Berangkat Umroh

Untung Ada Polisi, Tiket Hangus 21 Jamaah Bisa Berangkat Umroh

Beritabatavia.com - Berita tentang Untung Ada Polisi, Tiket Hangus 21 Jamaah Bisa Berangkat Umroh

Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan apresiasi kepada Polresta Bandara Soekarno -Hatta (Soetta) atas upaya dan kemampuan serta kerja keras ...

Untung Ada Polisi, Tiket Hangus  21 Jamaah Bisa Berangkat Umroh Ist.
Beritabatavia.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan apresiasi kepada Polresta Bandara Soekarno -Hatta (Soetta) atas upaya dan kemampuan serta kerja keras  personilnya,sehingga belasan jemaah umroh dapat berangkat ke tanah suci.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Roberto Pasaribu mengimbau kepada jemaah umrah agar lebih selektif memilih travel perjalanan ibadah umrah.Agar tidak menjadi korban lantaran kurang baiknya pengelolaan pihak travel.

"Kegiatan pendampingan jemaah umrah yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polresta Bandara Soetta tersebut adalah bentuk implementasi program quick response yang menjadi salah satu prioritas dari program Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto," kata Kapolresta Bandara Soetta Kombes Roberto Pasaribu, Kamis 13/4/2023.

Sebelumnya,Polresta Bandara Soetta berhasil memediasi dan melakukan pendampingan persoalan 21 jemaah umrah yang gagal berangkat,dari Terminal Keberangkaan 2F Bandara Soetta, Senin 13/3/2023 lalu. Para jemaah umrah ini gagal berangkat karena belum disiapkan visa oleh PT MFM selaku agen travel umrah. 

" Kami mendapat informasi ada jamaah umroh gagal berangkat ke tanah suci. Kemudian tim satuan Reskrim segera melakukan pendampingan dari Terminal 2 Bandara Soetta sampai dengan di Hotel Huswah Rawa Bokor Tangerang dan memberikan pelayanan  untuk berkonsultasi terkait perkara yang sedang dihadapi. Pihak jemaah maupun travel PT MFM tetap mengutamakan mediasi dan musyawarah terlebih dahulu," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Reza Fahlevi,Selasa (11/4/2023).

Persoalan  itu akhirnya  bisa diselesaikan  melalui musyawarah dan pihak agen travel PT MFM menyanggupi memberangkatkan kembali para jemaah umrah tersebut.

Reza menjelaskan, dalam proses menyelesaikan persoalan ini Polresta Bandara Soetta  didampingi Kementerian Agama (Kemenag) RI. Personel Satuan Reskrim Polresta Bandara Soetta didampingi pejabat Kemenag RI Mujib Roni,selaku Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Direktorat Bina Umrah dan Haji Kemenag RI untuk mencari jalan keluar terbaik terhadap persoalan tersebut.

Dalam pertemuan antara pihak agen travel umrah, penyidik Polresta Bandara Soetta, Kemenag RI, dan para jemaah diperoleh informasi bahwa tiket keberangkatan pada tanggal 13 Maret 2023 menggunakan pesawat Lion Air JT 114 sudah dinyatakan  hangus/tidak berlaku dan tak bisa di-refund atau dilakukan reschedule kembali.

Pihak travel  akhirnya berhasil menerbitkan visa terhadap 21 jemaah  pada tanggal 18 Maret 2023 namun jemaah belum bisa diberangkatkan karena masih terkendala tiket pesawat yang belum didapatkan. Pihak Travel masih tetap ingin bertanggung jawab atas keberangkatan 21 jemaah tersebut. 

"Dari total jemaah umrah  21 orang yang gagal berangkat, 1 orang  di antaranya mengundurkan diri, 2 orang sakit dan meminta untuk diberangkatkan gelombang selanjutnya. Jadi total 18 orang tetap masih berharap dalam waktu dekat diberangkatkan oleh trevel tersebut," ujarnya.

Satu jemaah yang mengundurkan diri dan 2 jemaah yang sakit meminta untuk diberangkatkan pada gelombang selanjutnya . 

"Khusus jemaah yang mengundurkan diri dananya akan dikembalikan. Pihak travel masih mengupayakan dana untuk pembelian tiket keberangkatan ke Jeddah dan menunggu pencairan dana," jelasnya.

Kasat mengungkapkan,agen travel MFM kemudian berhasil membelikan tiket pesawat  untuk  keberangkatan 15 jemaah umrah tersebut  pada tanggal 11 April 2023 rute Bandara Soetta (CGK)-Doha (DOH)-King Abdul Aziz (Jeddah) menggunakan Pesawat Qatar Airways QR955, Kamis (6/4/2023).

Reza menuturkan, persoalan gagal berangkatnya 21 jemaah umrah tersebut telah diselesaikan dengan baik dan situasinya aman dan kondusif.

Secara terpisah Kemenag RI  memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-setingginya kepada Kepolisian dalam hal ini Polresta Bandara Soetta atas kinerjanya dalam penanganan masalah umrah yang akhir-akhir ini semakin banyak.

"Kementerian Agama dalam hal ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan  Haji dan Umrah (PHU)  mengimbau kepada PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan kepada jemaah sesuai standar layanan minimal yang diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2021 dan agar mematuhi seluruh ketentuan. Hal ini penting dan sangat mendasar bagi PPIU dalam menjalankan usahanya," tandas Sub Koordinator Pengawasan Umrah Ditjen PHU Kemenag RI Syarif Rahman.

Syarif mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam dalam memilih PPIU, pada saat mengadakan perjalanan ibadah umrah.

"Selalu ingat 5 pasti umrah yaitu pastikan travelnya berizin, pastikan jadwal keberangkatannya, pastikan tiket pergi pulangnya telah tersedia dan benar, pastikan visanya tersedia dan benar dan pastikan layanan di Arab Saudinya telah tersedia dan benar," ujarnya. 0 rls/son

Berita Lainnya
Jumat, 07 Juni 2024
Jumat, 07 Juni 2024
Jumat, 07 Juni 2024
Kamis, 06 Juni 2024
Rabu, 05 Juni 2024
Minggu, 02 Juni 2024
Minggu, 02 Juni 2024
Jumat, 31 Mei 2024
Jumat, 31 Mei 2024
Jumat, 31 Mei 2024
Kamis, 30 Mei 2024
Kamis, 30 Mei 2024