Jumat, 08 September 2023 08:30:52

Nyaris Tabrak Iring-iringan Kepala Negara ASEAN, ITW: Dirlantas Harus Tanggungjawab

Nyaris Tabrak Iring-iringan Kepala Negara ASEAN, ITW: Dirlantas Harus Tanggungjawab

Beritabatavia.com - Berita tentang Nyaris Tabrak Iring-iringan Kepala Negara ASEAN, ITW: Dirlantas Harus Tanggungjawab

Jakarta - Sebuah video viral di media sosial berisi mobil dinas polantas Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya yang mencoba menerobos ...

Nyaris Tabrak Iring-iringan Kepala Negara ASEAN, ITW: Dirlantas Harus Tanggungjawab Ist.
Beritabatavia.com - Jakarta - Sebuah video viral di media sosial berisi mobil dinas polantas Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya yang mencoba menerobos iring-iringan kepala negara peserta KTT Asean ke 43.

Dimana, tampak dalam video yang berdurasi 42 detik seorang perwira tinggi yang sedang bertugas meminta mobil tersebut berhenti.

“Hoi minggir, itu siapa, Polisi Goblok ”
hardik salah seorang polisi yang sedang bertugas.

Dilihat dari video tersebut peristiwa ini sepertinya terjadi di jalan Jenderal Sudirman tepatnya di lingkar Semanggi pada Rabu (6 September 2023) sore.

Sementara itu, menanggapi viralnya video yang viral itu Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan secara tegas mengatakan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman harus bertanggungjawab insiden yang cukup  memalukan itu.

“Sebagai pimpinan Dirlantas Latif Usman harus bertanggungjawab,” tegas Edison ketika dihubungi wartawan, Kamis (7/9).

Siahaan menuturkan, Bidang Propam Polda Metro Jaya harus segera turun tangan memeriksa pengemudi mobil dinas Polantas dan Dirlantas sebagai penanggung jawab.

Pasalnya, insiden itu sangat memalukan dan bisa merusak nama Indonesia di mata dunia.

Padahal, untuk Jalan sudah dinyatakan sterir, semua kendaraan distop,Tetapi tiba-tiba ada mobil dinas Polantas terobos iring-iringan pengawalan kepala negara.

“Pelakunya oknum polisi, pakai mobil dinas Polantas. Ini sangat memalukan dan bisa menjadi perhatian dunia,” pinta Siahaan.

Bahkan, akibat dari Insiden tersebut bisa juga membuat para investor berpikir dua kali karena dinilai Polantas pun tidak mengerti aturan pengamanan kepala negara.

“Ini harus ada tindakan dari pimpinan Polri. Dirlantas harus segera diperikasa Propam Polri,” pungkas mantan Ketua Forum Wartawan Polri (FWP).

(TK/*)

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 20 Maret 2024
Kamis, 14 Maret 2024
Kamis, 14 Maret 2024
Rabu, 13 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Senin, 26 Februari 2024