Beritabatavia.com -
Seorang tahanan narkoba Polda Metro Jaya, AS didapati menyimpan sabu di dalam tahanan. Diduga sabu yang didapat AS selundupan dari keluarga saat menjenguk.
Ya itu mungkin pecandu diselundupkan keluarganya. Mungkin saja, kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (22/10).
Sutarman membantah kalau Polda Metro kebobolan dengan adanya penyimpanan sabu di dalam tahanan. Karena yang namanya selundupan meski sudah ditangkap, tapi masih ada saja pihak lain yang mencoba menyelundupkannya lagi.
Kalau dimasukkan ke dalam makanan, nggak mungkin makanan diaduk-aduk. Namanya selundupan kan hebat. Tiap kali kita tangkap selundupan tapi pasti ada saja yang lolos, jelasnya.
Karena itu, lanjut Sutarman, pihaknya akan memperketat pemeriksaan di tahanan narkoba. Hal ini dilakukan untuk antisipasi kejadian yang sama terulang lagi.
Makanya kita harus terus melakukan pemeriksaan setiap minggu, ujarnya.
Terungkapnya AS yang memiliki sabu di dalam sel ini bermula dari diketahuinya Briptu F yang menyimpan bong di dalam loker. Briptu F adalah anggota Biro Operasi yang menjadi penjaga tahanan narkoba Polda Metro.
Setelah tertangkapnya Briptu F yang memiliki bong, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tahanan. Hingga akhirnya As tertangkap kedapatan memiliki 3 gram sabu.
AS sudah 3 bulan mendekam di tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Ia mendekam di Blok C, dekat sel Antasari Azhar. o dtc/nor