Beritabatavia.com -
Singapura – Klinik BAMED kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Specialty Clinic of the Year (Preventive Medicine) – Indonesia dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis, 26 Maret 2026, di Marina Bay Sands Expo dan Convention Center, Singapura.
Penghargaan ini memperkuat posisi BAMED sebagai salah satu model layanan kesehatan preventif terdepan di Asia. CEO Klinik BAMED, dr. Yassin Yanuar Mohammad, menerima langsung penghargaan tersebut didampingi dr. Abigail Audity dan dr. Adhimukti.
Dalam keterangannya, dr. Yassin menegaskan bahwa pendekatan utama BAMED adalah mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada pencegahan penyakit sejak dini.
“Di BAMED, kami percaya layanan kesehatan harus mengutamakan pencegahan, bukan hanya pengobatan. Tujuan kami adalah pasien datang sebelum sakit, bukan setelahnya,” ujarnya.
Konsep preventive medicine yang diusung BAMED menitikberatkan pada deteksi dini serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan. Melalui sistem layanan terintegrasi, pasien dapat mengakses konsultasi, pemeriksaan, hingga tindakan medis dalam satu alur yang efisien dan terkoordinasi.
Sejak berdiri pada 2010, BAMED terus berkembang menjadi jaringan klinik dengan sembilan cabang di Indonesia. Klinik ini didukung lebih dari 100 dokter spesialis dan subspesialis dengan layanan yang beragam, mulai dari kesehatan kulit dan rambut, obstetri dan ginekologi, andrologi, pediatri, nutrisi klinis, akupunktur medis, kedokteran gigi, hingga layanan laktasi dan praktik umum.
Untuk menjaga kualitas layanan, BAMED menerapkan standar operasional prosedur dan protokol medis yang seragam di seluruh cabang. Dukungan fasilitas serta teknologi medis modern juga memungkinkan diagnosis dilakukan secara tepat waktu dan intervensi secara cepat tanpa harus merujuk pasien ke fasilitas lain.
Sementara itu, Healthcare Asia Awards merupakan ajang bergengsi yang diikuti berbagai rumah sakit dan klinik dari sejumlah negara di Asia, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Thailand. Penilaian dilakukan berdasarkan inovasi layanan, kualitas hasil perawatan pasien, efisiensi operasional, serta dampak nyata terhadap masyarakat.
Melalui pencapaian ini, BAMED berharap dapat terus mendorong transformasi layanan kesehatan di Indonesia dan Asia, dengan menjadikan preventive medicine sebagai standar baru yang lebih aman, efektif, dan mudah diakses masyarakat luas.