Beritabatavia.com -
Jakarta – Meski pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 ditunda, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap berjalan secara normal. Penundaan operasi tidak berarti pengenduran pengawasan di lapangan, melainkan hanya penyesuaian waktu pelaksanaan kegiatan khusus yang telah menjadi agenda tahunan kepolisian.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Komarudin, menegaskan bahwa seluruh kegiatan rutin kepolisian di bidang lalu lintas tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Masyarakat diminta tidak salah mengartikan penundaan Operasi Patuh Jaya sebagai berkurangnya pengawasan terhadap para pengguna jalan.
“Kegiatan Operasi Patuh memang ditunda, namun kegiatan rutin tetap berjalan seperti biasa,” ujar Komarudin, dikutip Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, Ditlantas Polda Metro Jaya tetap mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Penindakan terhadap pelanggaran dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari sistem
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile, teguran simpatik, hingga tilang terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penegasan ini sekaligus menjadi pesan bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan hanya saat operasi berlangsung, melainkan merupakan kewajiban setiap pengguna jalan setiap hari. Kepolisian mengingatkan bahwa perilaku seperti melawan arus, menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan tetap menjadi fokus pengawasan petugas.
Terkait jadwal baru Operasi Patuh Jaya 2026, pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut. Namun, Ditlantas memastikan operasi tersebut tidak dibatalkan dan tetap akan dilaksanakan pada waktu yang dianggap tepat karena merupakan bagian dari program rutin tahunan Polri.
Melalui kebijakan ini, Polda Metro Jaya berharap masyarakat tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib serta aman bagi seluruh pengguna jalan.