Beritabatavia.com -
JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keprihatinan pemerintah Indonesia terhadap krisis politik di Thailand dan berharap konflik itu bisa diselesaikan dengan baik. Demikian disampaikan Jubir Presiden Dino Patti Djalal usai mendampingi Presiden SBY menerima Menlu Thailand Kasit Piromya di Kantor Presiden, Kamis (29/2) siang. Menlu Piromya berkeliling ASEAN, termasuk Indonesia, untuk menjelaskan situasi politik dalam negeri mereka. Sebelumnya pemerintah Indonesia telah menyampaikan pernyataan yang menyatakan keprihatinan terhadap krisis politik di Thailand, dan berharap situasi dan konflik ini dapat ditangani dengan baik, dan demokrasi serta rule of law dapat terus ditegakkan, kata Dino dalam keterangan persnya.
Dino menjelaskan, dalam pertemuan tadi Menlu Piromya memberikan penjelasan yang cukup komprehensif dan kilas balik mengenai perkembangan demokrasi di Thailand, awal krisis politik yang sekarang sedang terjadi dan akar permasalahannya. Menlu Piromya intinya menyatakan bahwa apa yang sekarang sedang terjadi sudah bukan lagi konflik antara dua partai politil belaka, tetapi sudah menjurus kepada suatu konflik yang lebih besar, yaitu benturan antara kelompok yang loyal terhadap sistem konstitusional monarki yang sekarang berlaku dengan kelompok yang ingin mengubah sistem tersebut, kata Dino.
Presiden SBY mendengarkan penjelasan Menlu Piromya dengan seksama, karena SBY hampir setiap hari memonitor perkembangan di Thailand, baik melalui laporan-laporan dari KBRI di Bangkok maupun dari media. Presiden SBY mengatakan, menghormati kedaulatan Thailand, dan Presiden setelah mendengarkan penjelasan tersebut, berharap agar dapat dicapai suatu solusi politik secara baik dan damai. Presiden menggarisbawahi kata damai, demokratis, dan sesuai rule of law, Dino menambahkan. Dia juga mengatakan bahwa Presiden berharap agar komunikasi antara kedua pemerintah ini dapat terus dijaga di masa mendatang.O sby/son