Beritabatavia.com -
Edwin, pria asal Buktitinggi, Padang, Sumatera Barat yang ditemukan tewas di bawah jalan tol TB Simaatupang, depan Gedung Jamsostek, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/11) pagi, diduga dibunuh kawanan rampok.
Dugaan ini disampaikan Kapolsek Metro Cilandak, Komisaris Polisi Azhar Nugroho ketika dihubungi wartawan. Menurut kapolsek, korban adalah pedagang kain di Pasar Mode dan
uang yang sedianya akan digunakan untuk membeli kain raib. Dari dalam dompet, kata kapolsek, petugas hanya menemukan selembar identitas atas nama Edwin.
Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP, korban diduga dibunuh perampok. Tapi, kami masih terus melakukan penyelidikian untuk mengungkap kasus ini. Kami mengamanan sebilah badik yang masih menancap di perut korban, ungkap Azhar Nugroho.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Edwin diketahui mengambil uang dari tokonya pada Minggu (28/11) malam. Uang tersebut sedianya digunakan untuk membeli barang dagangan di pasar Tanahabang, Jakarta Pusat.
Diperkirakan peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang ke rumahnya. Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan, korban tercatat beralamat di Jalan Muhasyim I, RT 15 RW 06, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Hasan, petugas keamanan gedung Jamsostek Cilandak, menuturkan, korban semula disangka tunawisma yang sedang tidur. Tapi saat didekati, banyak darah di dekat tubuh Edwin.
Tidak ada suara teriakan sejak malam. Saya kira gelandang lagi tidur, ujar Hasan. o nor