Beritabatavia.com -
Lima pengamen yang sedang dipengaruhi mimunan keras mengamuk di terminal bayangan Pondokkopi, Durensawit, Jakarta Timur, Rabu (1/12). Selain merusak angkutan kota (angkot), amukan pengamen mabuk tersebut juga melukai lima orang yang saat itu berada di lokasi.
Tindakan ini dipicu pemukulan terhadap seorang pengamen oleh seorang sopir angkot.
Tiga pengamen akhirnya berhasil diringkus dan digelandang ke Kantor Polsek Metro Durensawit, sementara dua lainnya masih melarkan diri.
Kapolsek Metro Durensawit Kompol Titik Setiowati, mengatakan, kejadian bermula ketika tiga pengamen bernama Rifal Effendi alias Emen (18), Dorman (19) dan Robert (19) mengamen di angkot KWK 03 jurusan Kranji-Perumnas Klender sekitar pukul 13.00. Sang sopir merasa tidak nyaman dengan ketiga pengamen tersebut dan berusaha mengusir dari angkot yang ditumpangi.
Mungkin sopir enggak suka, ribut terus digetok kepala Emen sampai keluar darah, kata Titik.
Emen dan kedua rekannya langsung berlari dengan luka yang masih mengucur di kepala menuju kediaman mereka di kawasan Stasiun Cakung. Waktu diperiksa mereka mengaku sedang mabuk ramuan Madura, kata Titik.
Sesampai di rumah, dua orang rekannya, Galuh Aji Saputra (19) dan Iman Arifin (19) terkejut melihat Emen bersimbah darah di kepala. Mereka langsung berangkat ke terminal dengan bawa senjata tajam, ujarnya.
Kelima pengamen ini lantas membawa dua buah samurai, dua celurit dan gesper besi menuju terminal bayangan Pondok Kopi. Sesampai di sana, mereka tidak menemukan sopir yang memukul kepala Emen.
Mereka pun mengamuk dan memukuli setiap angkot yang mangkal. Kaca angkot 03 pecah bagian di bagian depan dan belakang, sementara angkot 26 jurusan Rawamangun-Pondok Kopi pecah bagian depan. Selain itu, sopir 03, M Rizal mengalami luka di lambung kiri akibat tusukan senjata tajam, sopir 26 M Abdillah juga luka di lengan kiri.
Bahkan pengendara motor yang kebetulan lewat, Hotlan Silaba, kena bacok di punggungnya, ucap Titik.
Polisi berhasil meringkus Rifal, Galuh Aji Saputra, dan Imam Arifin, sore harinya di kawasan Stasiun Cakung tanpa perlawanan. Dua lagi masih buron, ujar Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Bambang Santoso.
Ketiga pelaku kini diamankan di penjara Polsek Metro Duren Sawit. Sementara dua korban, Rizal dan Hotlan, yang mengalami luka parah dirawat di RS Pondok Kopi. o nor