Beritabatavia.com -
Selama sepekan ini, perjalanan kereta api dari Bogor ke seluruh jurusan di Jakarta seperti Jakarta Kota, Kampung Bandan, Tanah Abang, Manggarai,akan terganggu. Penyebabnya sedikitnya setiap hari ada 40 perjalanan dihentikan lantaran harus dilakukan pengecekan fisik gerbong kereta. Akibatnya tumpukan penumpang terjadi disejumlah stasiun kereta di Jabodetabek.
Seperti yang terlihat di stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, dua perjalanan KRL Ekspress ke Bogor dan Depok pukul 16.44 dan pk 17.55 yang dibatalkan perjalanannya. Penumpang pun mengeluh. Bagaimana ini, kami harus cepat sampai dirumah, keretanya tak tersedia. Mau naik angkutan umum macet, terpaksa harus tunggu kereta pk 18.45, ujar Rido, warga Depok, Senin (13/12).
Kepala Humas PT Kereta Api Daops I, Mateta Rizalulhaq, mengatakan 40 perjalanan kereta yang distop lantaran rangkaian kereta tersebut akan dilakukan pengecekan fisik gerbong, hal itu guna kepentingan keselamatan penumpang juga. Kami mohon maaf kalau ribuan penumpang setiap harinya akan berkurang jumlah perjalanan karena keretanya sedang diperbaiki, ujar Mateta.
Menurutnya, setiap hari ada 414 kereta api dengan 438 perjalanan. Dari jumlah tersebut setiap harinya akan ada 40 perjalanan atau 320 gerbong kereta (1 perjalanan ada 8 rangkaian gerbong) yang di perbaiki. Perbaikan meliputi pengecekan rem, roda, as dan keselamatan kereta lainnya.
Nantinya semua kereta harus diperiksa fisik, sehingga kemungkinan akan memakan waktu sekitar satu pekan. Karena itu masyarakat akan terganggu perjalanannya. Jika satu perjalanan ada 700 penumpang maka dengan jumlah 40 perjalanan yang di stop, PT KA akan kehilangan pendapatan dari penjualan 2.800 tiket. O brn