Beritabatavia.com -
Ribuan karyawan PT Telkom menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Unjukrasa ini diwarnai pembagian bunga mawar oleh demonstran yang tergabung dalam Serikat Pekerja (Sekar) PT Telkom kepada sejumlah pengendara yang sedang melintas.
Ribuan demonstran ini mengenakan baju putih, merah dan hitam. Ikat kepala berwarna merah dan bertuliskan 'Tolak Merger Flexi-Esia' disematkan di kepala mereka. Massa membawa sejumlah spanduk yang antara lain bertuliskan, 'Merger Fleksi Lucu dan Lebay', 'Mati Urip Flexi Tak Belani Rek', 'Turunkan Direksi dan Komisaris Telkom, Penjual Perusahan dan Aset Negara'.
Sebagian besar demonstran duduk-duduk di trotoar yang berada di seberang Istana. Beberapa karyawan yang merupakan perwakilan kantor daerah bergantian berorasi dengan menggunakan pengeras suara. Selamatkan Telkom dari usaha-usaha pengerdilan, teriak orator.
Ratusan polisi tampak berjaga di lokasi demonstrasi. Mereka menjaga demonstran agar tidak merangsek ke Istana. Para polisi juga mengatur lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara yang agak tersendat.
Polisi tidak tampak membawa tameng maupun memasang pagar kawat berduri. Water cannon pun tidak tampak di sekitar Istana. Sebelum beraksi di depan Istana, massa berdemonstrasi di Kantor Kementerian BUMN, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Mereka memberikan kambing kepada Kementerian BUMN. Ini untuk sekadar mengingatkan kepada Menteri BUMN, bahwa lebih terhormat menjual kambing daripada menjual aset negara. o nor