Selasa, 04 Mei 2010 20:46:54

Warga Perang dengan Ormas, Kepala Balita Bocor

Warga Perang dengan Ormas, Kepala Balita Bocor

Beritabatavia.com - Berita tentang Warga Perang dengan Ormas, Kepala Balita Bocor

JAKARTA-Malang benar nasib Adi Agustian (4), warga Komplek Bea dan Cukai, RW 007 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Gara-gara warga berselisih ...

Warga Perang dengan Ormas, Kepala Balita Bocor Ist.
Beritabatavia.com - JAKARTA-Malang benar nasib Adi Agustian (4), warga Komplek Bea dan Cukai, RW 007 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Gara-gara warga berselisih dengan salah satu ormas yang menjaga sarana olahraga di kawasan mereka, Senin (3/5) malam, bocah ingusan tersebut terpaksa harus dilarikan ke klinik dekat rumahnya. Masalahnya, kepala balita itu bocor terkena lemparan kayu yang diduga berasal dari ormas.

Menurut keterangan, ketika itu Adi baru tiba di depan gerbang rumah bersama ibunya. Bersamaan dengan itu di dekat rumahnya tengah terjadi kericuhan antara warga dengan salah satu ormas. Tanpa diduga, tiba-tiba sebuah potongan kayu terbang mengenai kepala bocah tersebut. Tak pelak, kepala Adi sobek mengucurkan darah segar. Ibunya pun buru-buru melarikannya ke Klinik Firdaus yang tak jauh dengan tempat tinggalnya. Saya baru pulang bersama anak saya, baru memarkirkan sepeda motor di depan gerbang. Rupanya sejumlah ormas menyerang secara tiba-tiba dan melemparkan beberapa potongan kayu. Sialnya, anak saya terkena balok nyasar yang dilemparkan ormas itu, kata Ny Nanang, ibu Adi kepada sejumlah wartawan yang menemuinya di klinik tadi.

Menurut wanita berkerudung itu, ormas yang menyerang warga sekitar adalah keamanan. Mereka dikerahkan pihak pengembang yang berencana membangun sebuah ruko di atas lahan yang biasa dipakai warga sebagai tempat berolahraga.

Ormas tersebut, kata dia, mungkin kesal kepada warga yang selalu menentang rencana pembangunan ruko. Apalagi sebelum insiden penyerangan ini berlangsung, kedua kubu sesekali terlibat perselisihan.
Kapolres Jakut Rudi Sufachriady yang datang ke lokasi berjanji akan memroses permasalahan tersebut. Semuanya kita proses sesuai hukum yang berlaku. Dan sejumlah pihak yang terkait, baik itu warga maupun ormas, akan kita mintai keterangannya. Saya juga mengimbau kepada pihak pengembang menghentikan kegiatan mereka untuk sementara waktu tukas dia.

Sementara terkait dengan status lahan yang menjadi pangkal permasalahan antara warga dengan PT Nusa Prima Usaha, Lurah Sukapura Ade Himawan yang juga datang ke lokasi, mengatakan akan memfasilitasi kedua belah pihak untuk mencari solusi. Mengenai insiden yang membuat Ade terluka, dia mengimbau warga dan ormas yang bersitegang agar saling menjaga kerukunan. Kalau dilihat dari alat uji yang ada, lahan ini merupakan HGB 1547 milik PT Nusa Prima Usaha. Namun, warga mengkalim lahan fasos dan fasum yang diberikan pihak pengembang sebelumnya pada saat warga membeli hunian di situ. Lahan itu diperkirakan sekitar 4000m2, tandas Ade.

Akibat insiden ini, hampir semua pagar yang mengelilingi lahan tersebut rata dengan tanah. Bahkan beberapa di antaranya dibakar oleh warga. O Indra Gunawan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026