Beritabatavia.com -
Dipicu kasus amuk massa di Temanggung, Jawa Tengah dan Pandeglang, Banten yang hinga menelan korban jiwa dan pembakaran sejumla bangunan serta kendaraan. Intelijen Polri langsung melakukan pembenahan terhadap personil Intel Polri di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat Baintelkam Polri akan menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan intelijen.
Sebuah sumber di Mabes Polri mengatakan, pihaknya sudah meminta data-data anggota intel yang akan menjalani pelatihan dan pendidikan dari seluruh Polda da Polres di Indonesia. Ya kita akan memberikan pelatihan dan pendidikan, untuk lebih meningkatkan kualitas intelijen Polri, kata sumber itu. Namun, dia tidak bersedia memberikan penjelasan, terkait tudingan peristiwa Temanggung dan Pendeglang dan sejumlah kerusuhan lainnya terjadi disebabkan lemahnya intelijen Polri. Kalau soal itu, saya tidak punya kapasitas untuk menjelaskannnya. Tapi saya rasa perlu dilakukan peningkatan kualitas intelijen Polri, ujar sumber tadi.
Sementara beberapa perwira Intel di sejumlah Polda mengaku sudah menerima permintaan data personil dari Baintelkam Mabes Polri. surat itu menjelaskan akan memberikan pelatihan dan pendidikan kepada Bintara dan perwira agar memiliki kualitas yang memadai sebagai anggota Intelijen. Mereka mengakui, penyelenggaraan kegiatan itu dilakukan, dipicu terjadinya kasus Temanggung, Jawa Tengah dan Pandeglang, Banten. 0 son