Beritabatavia.com -
Evakuasi kereta rel Listrik (KRL) ekonomi 615 yang anjlok saat langsir di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan akhirnya selesai. Demikian juga dengan tiang listrik yang rubuh karena diterjang dua gerbong kereta sudah dinormalkan kembali. Perjalanan KRL yang sempat tertunda selama 7 jam akhirnya bisa diaktifkan. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian itu karena KRL dalam keadaan kosong, hendak menuju ke depo Bukit Duri, Tebet.
Manager Humas PT KAI, Sugeng Priyono mengatakan penyebab peristiwa ini masih diselidiki.Peristiwa ini bermula saat kereta yang membawa 8 gerbong melaju di jalur 3 dan hendak pindah ke jalur 4. Namun, pada saat di persimpangan antara jalur 3 dan 4, posisi gerbong 7 melintang, sehingga mengakibatkan satu as atau dua roda dari gerbong 8 keluar dari rel. Bahkan gerbong 7 akhirnya roboh dan menimpa tiang listrik aliran atas (LAA). Kami masih mencari tahu penyebabnya, ujarnya di Stasiun Manggarai, Kamis (6/5).Karena gerbong merobohkan LAA, lanjut Sugeng,aliran listrik terpaksa diputus untuk sementara waktu, hingga akhirnya perjalanan kereta dari Stasiun Kota ke Bogor maupun sebaliknya terhambat kira-kira 7 jam. Kejadian ini juga merusak motor wesel atau penggerak pindahnya rel. Untuk kerugian yang diderita belum diketahui persis,namun Sugeng memberi gambaran, untuk satu unit motor wesel bisa mencapai Rp 280 juta. O brn