Selasa, 22 Februari 2011 13:07:03

Setu Perigi Retak, Warga Khawatir

Setu Perigi Retak, Warga Khawatir

Beritabatavia.com - Berita tentang Setu Perigi Retak, Warga Khawatir

Ratusan warga di sekitar Situ Perigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak Pemkot setempat  memperbaiki kondisi setu. Pasalnya ...

Setu Perigi Retak, Warga Khawatir Ist.
Beritabatavia.com - Ratusan warga di sekitar Situ Perigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak Pemkot setempat  memperbaiki kondisi setu. Pasalnya sebagian tanggul yang terbuat dari tanah belakangan mulai retak.

Kami memang sangat tergantung kebutuhan air untuk mengairi sawah atau pertanian di kawasan ini dari air Setu Perigi jadi wajar jika berharap agar setu tetap berfungsi dengan baik dan tak membuat warga kebanjiran, kata Ny. Uma, warga Desa Perigi, Kec. Pondok Aren, Tangsel, Selasa (22/2).
Menurut dia, kondisi tanggul setu itu memang belakangan agak mengkhawatirkan di beberapa titik ada keretakan  sehingga warga banyak yang menutup dengan tanah tegalan seadanya agar air tak bocor saat luber atau meluap.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan Dinas Marga dan Pengairan Kota Tangsel, Djudianto didampingi  Kabag Humas Tangsel Alpahanja, mengatakan keluhan ke khawatiran warga sekitar Setu Perigi memang sudah diketahui dan perlu diambil langkah yang tepat untuk mengatasi masalah itu secepatnya.

Ada beberapa titik lokasi tanggul yang kondisinya retak dan secepatnya akan ditangani, ujar Djudianto. Tak hanya keretakan saja tapi ada beberapa permukaan bendungan ditutup warga dengan menggunakan tanah agar lebih tinggi sehingga air dapat mengalir ke persawahannya.

Dengan adanya peninggian tanah di dekat muka bendungan, tambah Djuadianto, bukannya hanya air bisa mengalir ke persawahan milik petani tapi juga kerap membuat banjir lokal di sejumlah rumah warga karena air tak bisa mengalir lancar ke persawahan milik mereka. Tak hanya luapan air setu saja yang bikin banjir ke warga tapi sejumlah saluran air dari Jalan Tol Bintaro juga menjadi penyebabnya, katanya.

Kabag Humas Tangsel melanjutkan,sebetulnya Pemkot Tangsel sudah berulang kali memberikan informasi dan koordinasi ke warga sekitar untuk tak menutup muka bendungan tapi kerap tak mendapatkan tanggapan serius. Temuan adanya keretakan juga sudah disampaikan ke pemerintah pusat sejak tahun 1990 tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut, tutur Alpahanja. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026