Beritabatavia.com -
Yunisar Simbolon, sopir mobil pembawa uang ATM yang dirampok di Apotik Tania Jalan Robusta Raya 9, Pondok Kopi, Jakarta Timur, menjalani pemeriksan intensif di Mapolres Jakarta Timur. Selain sopir, 3 orang lainnya juga diperiksa. Keempatnya sementara berstatus sebagai saksi.
Kapolsek Metro Duren Sawit Kompol Titiek Setyowati mengatakan, sang sopir diperiksa karena dianggap lalai sehingga mengakibatkan mobil yang membawa uang miliaran rupiah itu digasak rampok. Sekarang kasusnya kami serahkan ke Polres Metro Jakarta Timur. Saat kejadian, sopirnya diam tidak melakukan apa-apa, kata Kompol Titiek, di Jakarta, Senin (16/5).
Sebagaimana diberitakan, mobil pembawa uang tunai untuk mesin ATM BCA di Jalan Robusta, Pondok Kopi, Jakarta Timur, dirampok pada Minggu (15/5) malam. Dari mobil itu, perampok membawa lari uang tunai Rp460 juta dan menyisakan Rp1,9 miliar di dalam mobil.
Menurut petugas keamanan Apotek Tania, peristiwa terjadi saat pengemudi beserta teknisi dan seorang petugas keamanan tengah memasukkan uang ke dalam mesin ATM BCA. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus perampokan yang diduga melibatkan anggota Kepolisian itu.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengetahui identitas pelaku. Polisi mengumumkan 4 orang diperiksa, mereka yakni sopir Yunisar dan 2 satpam serta petugas pengisi ATM.
Sudah diperiksa 4 orang saksi, yakni sopir Yunisar Simbolon, satpam Hendrik, satpam Ahmad, dan petugas pengisi ATM Zulfikar. Mereka semua sebagai saksi. Untuk pelaku yang kabur ada 3 orang, 1 orang yang di TKP dan 2 penumpang yang naik di jalan, kata Kapolsek Duren Sawit. O dtc / brn