Senin, 30 Mei 2011 20:28:44

Veteran Demo Bawa Bambu Runcing Tolak Separator di Semanggi

Veteran Demo Bawa Bambu Runcing Tolak Separator di Semanggi

Beritabatavia.com - Berita tentang Veteran Demo Bawa Bambu Runcing Tolak Separator di Semanggi

Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa senjata bambu runcing di depan Plaza Semanggi. Aksi ini sebagai ...

 Veteran Demo Bawa Bambu Runcing Tolak Separator di Semanggi Ist.
Beritabatavia.com - Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa senjata bambu runcing di depan Plaza Semanggi. Aksi ini sebagai bentuk protes keras atas kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, yang memasang separator Movable Concrete Barrier (MCB) di samping Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Separator  itu dinilai para Veteran merugikan, lantaran akses masuk ke Gedung Veteran menjadi lebih jauh karena harus memutar jauh. Sehingga berdampak penurunan pemasukan dari gedung Veteran.

Plaza Semanggi menjadi pundi-pundi uang para veteran seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai 300.000 orang. Memang kehidupan veteran sangat bergantung pada roda bisnis, yang berputar dalam Plaza Semanggi. Jika akses menuju Plaza Semanggi dipersulit, pengunjung akan menurun, ungkap Dadang Suwandi, veteran yang berdemo di depan Plaza Semanggi, Senin (30/5).

Dadang melanjutkan dibandingkan sebelum dan sesudah ditutup, ada penurunan 40%. Ini saja sudah ngap-ngapan, kalau hanya bertumpu dari dana pemerintah sangat sulit. Akhirnya, para veteran pun membongkar separator yang sebelumnya terpasang. Pembongkaran sepuluh separator dilakukan dengan menggunakan fork lift pada pukul 15.00 WIB.

Jangan salahkan kami kalau jalanan jadi macet. Menurut saya, macet di Semanggi itu karena banyak bus yang berhenti. bukan karena keberadaan gedung kami. Dibuka atau ditutup pasti akan macet juga karena masalahnya bukan di gedung ini, komentar Dadang.

Para veteran ini pun tidak terima jika halaman depan gedungnya tiba-tiba ditutup begitu saja tanpa ada dialog sebelumnya. Saat penutupan saja tidak ada dialog kepada kami, main tutup begitu saja. Ini rumah kami, kami berhak punya akses jalan, tegasnya dengan penuh emosi.

Dadang meminta Dishub DKI dan Polda Metro Jaya kembali menaruh hormat kepada jasa para legiun veteran karena jasanya dalam merebut kemerdekaan RI. Kami orang tua, masa kami diperlakukan seperti ini, tegasnya.

Para veteran mengancam, bila akses jalan tetap ditutup, maka pemerintah harus menyediakan jalan alternatif sehingga akses menuju Plaza Semanggi tetap mudah. Tadinya kan mau dikasih jalan, tapi kita tunggu-tunggu kok tidak ada, malah dicuekin. Kami akan pertahankan apa yang menjadi milik kami, ujar Dadang.

Ia menegaskan para veteran juga akan terus membongkar separator yang dipasang Dishub DKI apa pun caranya. Mau mereka pakai las supaya kami sulit bongkarnya, tetap akan kami bongkar, kata Dadang.

Ini merupakan aksi yang kesekalian kalinya, setelah sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov DKI Jakarta memasang sepuluh separator MCB di samping Plaza Semanggi hari ini di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Sebelumnya separator itu dibongkar paksa para veteran pada Kamis (26/5/2021). Pemasangan separator ini sebenarnya sudah dilakukan sejak September 2010. Ketika itu, Dishub DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya tengah mengatur kepadatan lalu lintas yang terjadi di Semanggi.

Kemacetan di sekitar Plaza Semanggi disebabkan lalu lintas kendaraan dari arah Grogol masuk ke Plaza Semanggi sehingga memotong arus kendaraan dari arah Jenderal Sudirman yang akan masuk ke Jalan Gatot Subroto. o end





Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026