Beritabatavia.com -
Polisi mengaku selalu kekurangan dana untuk menyelidiki suatu kasus. Karena itu Kepolisian Indonesia meminta tambahan anggaran belanja tahun 2012 sebesar Rp 1,3 triliun.
Kapolri Timur Pradopo mengatakan, tambahan dana itu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penegakan hukum di Indonesia. Pasalnya, penegakan hukum di Indonesia pada 2011 dinilai kurang maksimal. Sebab, Polri selalu kekurangan dana untuk menindak sebuah kasus. Apalagi kasus tersebut sangat sulit.
Di tahun 2012 nanti kami meminta tambah Rp 1.359.714.269.000. Artinya ada tambahan selain kita mengefesiensikan anggaran lain. Kami mohon izin bisa ditambahkan angka tadi. Tapi jika tidak dikabulkan, anggaran 2011 sebesar Rp 29,8 triliun sekian, bisa kita efisienkan, ujarnya di Jakarta, Senin (20/6).
Timur Pradopo berharap anggaran belanja Polri bisa ditambah. Namun jika tidak, Polri sudah mempunyai cara untuk menutup kekurangan anggaran belanja. Caranya dengan melakukan tambal sulam program anggaran di tubuh Polri.
Timur menegaskan Polri berkomitmen akan mendahului pembiayaan sebuah kasus tertentu dari penyidikan hingga penyelidikan. O ant/brn