Senin, 27 Juni 2011 20:54:13

Kasus Penembakan Polisi di Bekasi Belum Mampu Diungkap

Kasus Penembakan Polisi di Bekasi Belum Mampu Diungkap

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus Penembakan Polisi di Bekasi Belum Mampu Diungkap

Kepolisian hingga kini belum mampu mengungkap kasus penembakan dengan kasus penembakan dengan korban anggota Polresta Bekasi, Aipda Sugiantoro di ...

 Kasus Penembakan Polisi di Bekasi Belum Mampu Diungkap Ist.
Beritabatavia.com - Kepolisian hingga kini belum mampu mengungkap kasus penembakan dengan kasus penembakan dengan korban anggota Polresta Bekasi, Aipda Sugiantoro di Jalan Raya Mes Angkatan Laut, Gang H Deleh RT 04/01, Jati Rangon, Jati Sampurna, Pondok Gede, Kota Bekasi pada Rabu dini hari (1/6). Bahkan, kepolisian masih belum mengetahui jenis senjata yang diduga mengakibatkan korban tewas.

Hingga saat ini, empat proyektil yang ditemukan juga masih terus diselediki untuk memastikan jenis peluru yang menembus kepala korban, atau apakah ada peluru lain yang belim ditemukan, aku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Baharudin Djafar, di Jakarta, Senin (27/6).

Ke empat proyektil tersebut juga terus dicocokkan dengan senjata petugas lain yang ada di tempat kejadian pada saat itu. Karena saat kejadian, sempat terjadi aksi baku tembak. Masih dipelajari bullet yang masuk ke kepala korban itu perkenaannya dari mana. Apakah dari orang yang melarikan diri atau dari arah lain. Untuk mengetahuinya, penyidik harus menguji forensik proyektil dan olah TKP secara berulang-ulang, papar Baharudin.

Selain itu, lanjut dia, Minimnya saksi mata dan alat bukti di lokasi kejadian membuat kasus tersebut sulit untuk diungkap.
Kondisinya malam hari, tidak banyak saksi, ucapnya.

Keterangan rekan Sugiyantoro yang tiada lain sama-sama anggota polisi, belum bisa dijadikan keterangan yang pasti kalau ditempat kejadian sempat terjadi baku tembak antara polisi dengan sekelompok orang tidak dikenal pada saat kejadian. Bisa saja kelalaian mereka dalam bertugas atau kesalahan dalam bertugas tapi dialihkan ke yang lain, misalnya ke yang melarikan diri. Itu bisa saja, ungkapnya.

Hingga saat ini penyidik masih menunggu proses pembuktian melalui uji laboratorium forensik dan hasil olah TKP. Keterangan saksi belum bisa dijadikan pegangan dalam pengungkapan kasus tersebut. Hasil laboratorium forensik itu fakta ilmiah yang tidak bisa dibantah. Sedangkan keterangan petugas bisa diubah-ubah, katanya.

Seperti diketahui, korban Aipda Sugiantoro menurut hasil visum, tewas bukan dari pistol laras panjang. Peluru yang mengenai bagian mata sebelah kanan dan tembus ke bagian belakang kepala yang membuat korban tewas seketika.

Peristiwa terjadi pada 1 Juni lalu, saat korban  bersama lima anggota rekan Polresta Bekasi melakukan patroli dan melihat sebuah mobil terparkir mencurigakan di Jalan Raya Mess Angkatan Laut Bekasi. o end

Berita Lainnya
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026
Minggu, 22 Maret 2026