Beritabatavia.com -
Kemacetan parah terjadi di jalan tol dalam kota sejak Senin (27/6) hingga tembus Kamis (30/6). Kemacetan karena Jasa Marga menutup lajur ketiga kilometer 9,6 jalan tol Jagorawi arah Bogor. Memang di jalur ini ada retakan jalan, bagi pengendara yang melintas di jalur ini hendaknya waspada karena bisa mengancam keselamatan pengguna tol.
Kemacetan panjang tidak hanya terjadi sampai Cawang dan sekitarnya. Antrean kendaraan juga mengular hingga Muara Angke dan Pluit. Jalur ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta tak luput dari imbas perbaikan. Calon penumpang pesawat terlambat karena bus rute bandara telat. Sejumlah sopir taksi di luar Jakarta pun menolak mengantar penumpang masuk Ibu Kota.
Secara keseluruhan, kemacetan yang dirasakan sejak Rabu pagi baru terurai pukul 01.00 Kamis dinihari. Dikhawatirkan kemacetan akan terjadi lagi, pasca masyarakat pulang menikmati hari liburan.
Kemacetan paling parah melanda jalan tol Jakarta ini, membuat Polisi mengeluh kewalahan mengatur lalu lintas. Kami juga kaget kemacetan bisa separah ini, kata Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa.
Royke mengaku kecewa karena tidak mendapat penjelasan dari Jasa Marga. Menurut dia, Jasa Marga semestinya memberi tahu polisi dan mengabarkan minimal sepekan sebelumnya apabila ada penutupan lajur di jalan tol. Tol Jagorawi bukan jalan tikus, tapi jalan publik, katanya. o end