Kamis, 18 Agustus 2011 14:39:32

Bukti Baru Dugaan Korupsi RSBI

Bukti Baru Dugaan Korupsi RSBI

Beritabatavia.com - Berita tentang Bukti Baru Dugaan Korupsi RSBI

Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Aliansi Orangtua Murid Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) kembali membuka bukti baru dugaan korupsi di ...

 Bukti Baru Dugaan Korupsi RSBI Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Aliansi Orangtua Murid Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) kembali membuka bukti baru dugaan korupsi di sekolah berlabel Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Jakarta, Kamis (18/8).

ICW dan APPI menyerahkan satu bundel dokumen berisi temuannya terkait praktik dugaan
korupsi di sekolah RSBI, kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Dokumen itu, merupakan ulasan anggaran dan belanja dana Sumbangan Rutin Bulanan (SRB) serta Sumbangan Peserta Didik Baru (SPDB) SMPN 1 Jakarta (Cikini).

Dokumen ini kami serahkan untuk memberikan gambaran mengenai indikasi adanya praktik
dugaan korupsi dan kejanggalan dalam perencanaan, penganggaran, serta implementasi anggaran SMPN 1 Jakarta, ungkap Febri Hendri, Koordinator Monitoring Pelayanan Publik ICW.

Febri melanjutkan dokumen itu terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS),
laporan iuran bulanan RSBI, Iuran Peserta Didik Baru (IPDB) SMPN 1 Jakarta dan buku kas
kelas Sekolah Standar Nasional (SSN) tahun ajaran 2010/2011 SMPN 1 Jakarta. Dari dokumen itu, ada beberapa hal dalam penggunaan anggaran yang tidak sesuai rencana APBS SMPN 1 Jakarta.

Jadi banyak sekali bukti temuan yang berpotensi korupsi. Ada 16 bukti temuan di RSBI
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Jakarta (Cikini) yang berpotensi korupsi. Kami melengkapi berkas itu dengan rekomendasi Kepada Dinas Pendidikan, orang tua murid, dan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, tambahnya.

Ditambahkan, ICW getol mengungkap masalah ini, dengan kerap mendatangi Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mempertanyakan berbagai praktek pungutan yang mengakibatkan mahalnya biaya pendidikan di sekolah.

RSBI telah menciptakan kasta di dunia pendidikan. Dengan biaya yang mahal, keberadaan RSBI berpotensi menghambat akses masyarakat miskin untuk memperoleh pendidikan yang layak, sambungnya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang diwakili Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Agus
Suradika mengatakan, pihaknya akan mempelajari isi dari dokumen ini dan berjanji, akan
segera memberikan keterangan lanjutan setelah selesai mempelajari isi dokumen tersebut.

Saya selalu sambut baik diskusi semacam ini. Tapi saya harap ICW tidak menghakimi dan saya tidak mau mengatakan seseorang terlibat korupsi atau tidak sebelum bisa dibuktikan. Segera saya pelajari dan sampaikan, paling lambat 14 hari dari sekarang, kata Agus.

Sebelumnya, lembaga pegiat antikorupsi mengungkapkan, adanya dugaan korupsi beberapa
sekolah yang diduga melakukan praktik korupsi dan menutup-nutupi surat pertanggungjawaban (SPJ) serta rencana anggaran biaya sekolah (RABS) adalah SMAN 1 RSBI Tambun Selatan, Bekasi; SMAN 70 RSBI Jakarta; SD 012 RSBI Rawamangun, Jakarta; dan SMPN 1 RSBI Cikini, Jakarta.

Sekolah-sekolah tersebut diduga memberikan sejumlah dana kepada pejabat di dinas pendidikan dan sejumlah politisi dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 15 juta. o end
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026