Beritabatavia.com -
Baru masuk kerja sebagai pelayan restoran Bambu Kuning, di Kabupaten Tangerang, Banten, A (16) ternyata membuat gairah seks S (60), bos restoran itu memuncak. Tak tahan membendung nafsu birahinya yang memuncak, kaki-kaki ini memaksa A untuk memuaskan hawa nafsunya. A pun berontak dan berteriak yang membuat S kalap dan kabur.
Hingga kini, pelaku percobaan perkosaan masih kabur, ya ketakutan dan belum kita kejar. Karena korbannya di rumah sakit untuk divisium, dan belum ada laporan resmi, ungkap Kasat Reskim Polres Kota Tangerang, Kompol Shinto Silitonga, Selasa (13/9).
Dijelaskan, A yang baru masuk kerja pada awal September 2011, sudah menjadi perhatian khusus bagi bosnya, A. Puncaknya, Senin (12/9) petang usai menutup restoran, A pulang ke rumah kontrakannya yang lokasi tak jauh dari restoran itu.
Pulangnya pelayan ABG itu, ternyata dibuntuti bosnya. A pun tak punya rasa curiga, ternyata saat masuk rumah kontrakan, sang bos yang sudah lansia ini ikutan memaksa masuk ke dalam kamar, sembari mengerayangi, memeluk, dan berusaha menyetubuhi tubuh ABG.
Belum sempat si bos menikmati tubuhnya, korban pun berontak dan berteriak. Sang pelayan teriak minta tolong. Karena takut aksinya ketahuan warga. Si bos langsung kembali ke restoran, dan sejak malam itu langsung menghilang entah kemana, paparnya.
Shinto menambahkan, korban kemudian menghubungi orangtuanya yang berada di rumah. Dia lalu menceritakan apa yang baru dialaminya dan meminta orangtuanya datang. Jadi ini kasusnya baru percobaan perkosaan, ya kita tunggu saja apakah korban melaporkan atau tidak, sambung kasat reskrim. o end