Beritabatavia.com -
Wakil rakyat yang terjerat narkotika kembali terjadi. Kini giliran anggota DPRD asal Samarinda yang dibekuk di Jakarta. MHZ, wakil rakyat dari partai besar ditangkap karena memiliki shabu seberat 1,10 gram. MHZ ditangkap di kamar 312 My Hotel Jl. Hayam Wuruk Jakarta Barat, Jumat (16/9) sekitar pukul 20.30 WIB.
Benar kami menangkap tiga orang, satu diantaranya anggota DPR dari Samarinda Kalimantan Timur. Hingga kini kami masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan, tegas Kapolsek Tamansari AKBP Ikhsan didampingi AKP Suhermanto, Kanit Reskrim Kasubnit V Reskrim Polsek Metro Tamansari Jakarta, Kamis (22/9).
Dijelaskan MHZ menyuruh ANH dan VEL untuk membeli narkoba di Kampung Ambon Jakarta Barat. Tak ada perasaan apa-apa, saat ANH dan VEL keluar dari Kampung Ambon Jakarta Barat, Jumat (16/9) malam sekitar 20.30 WIB.
Dengan sikap tenang dan santai, kedua pemuda ini mengendarai sepeda motor sambil mengantongi 1,10 gram Shabu, yang dibungkus 2 plastikkecil. Tiba-tiba keduanya terkejut, saat dihadang petugas di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
ANH sebagai pengemudi mengira hanya operasi SIM dan STNK, dia pun menunjukkan surat
kelengkapan kendaraan. Namun saat VEL digeladah, ternyata di dalam saku celananya ditemukan narkoba jenis Shabu. VEL pun tak berkutik.
Saat kita periksa, ANH dan VEL mengaku membeli narkoba atas suruhan MHZ bin Gampang R. Handy. MHZ memberi uang Rp 1.500.000,- dengan rincian Rp1.300.000,- untuk beli Shabu, sisanya Rp200.000, untuk upah dan ongkos ojek, katanya.
Pengakuan VEL, MHZ menginap di kamar 312 My Hotel Jl. Hayam Wuruk Jakarta Barat. Tak lama kemudian, MHZ mengirim pesan lewat ponsel VEL yang isinya menanyakan posisinya serta barang yang dipesannya.
VEL pun membalasnya : 15 menit lagi sampai karena macet. MHZ kembali mengirim pesan lagi sedang makan pecel lele di luar hotel. Tak lama kemudian, MHZ kembali ke kamar hotelnya.
Kami langsung menangkapnya. Dan saat dikonfortir dengan VEL mengaku lelaki itu (MHZ-Red) yang memberikan uang membelikan narkotika, papar AKP Suhermanto.
Saat petugas menggeladah kamar itu, ditemukan 2 kantong plastik kecil Shabu dengan berat
bruto 0,62, dan seperangkat alat hisap Shabu yang disimpan dikoper milik MHZ. Saat
penggeladahan kamar itu, disaksikan adiknya bernama Agung, sambungnya. o end