Beritabatavia.com -
Perampokan nasabah bank masih terus bergulir. Nasabah Bank BRI yang baru mencairkan dananya sebesar Rp100 juta dirampok di tengah jalan, Selasa (01/11). Padahal uang sebesar itu, adalah Dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) milik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 04 Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Modus perampok masih belum berubah, dengan menggembosi ban mobil. Penggebosan dilakukan saat korban masuk ke bank, menarik dana dalam jumlah besar, sementara di luar pelaku menggembosi mobil korban.
Necin, salah seorang korban menjelaskan siang bolong mendapat tugas mengambil uang di bank BRI. Saat berada di dalam bank semua nampak lancar, tak ada yang mencurigakan, ungkap Nacin, (37), Sekretaris SMP 04.
Setelah keluar dari bank BRI, Uang itu disimpan di jok mobil bagian belakang Daihatsu Feroza nomor polisi B 1302 IX, yang dikemudikan Nacin. Saat melintas di Kampung Jiun RT 02 RW 01, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tiba-tiba ban mobilnya kempes karena terkena paku.
Korban turun dengan niat mengganti ban mobil. Saat itu ada du seped motor yang ditumpangi empat orang, yang membuntuti korban saat keluar dari bank.
Saat Nacin sibuk ngurusi bannya. Dua orang pelaku diantaranya, langsung membuka pintu mobil korban dan mengambil tas berisi uang BOS tersebut. Saya berteriak-teriak dan mengejar pelaku tetapi motornya terlalu kencang, kata Necin di kantor polisi.
Setelah berhasil mengambil uang tersebut, pelaku langsung kabur ke arah Karawang. Kasus perampokan itu akhirnya dilaporkan ke Polsek Cikarang Timur, petugas masih melakukan penyidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Hingga kini polisi masih mencari data dan belum melakukan pengejaran terhadap perampok nasabah bank, yang makin meresahkan masyarakat. o end