Beritabatavia.com -
Tidak kurang dari 14 orang mengalami luka akibat tertimpa tembok roboh milik Yayasan Al-ittihad, di Kampung Kranji Bulak RT 05 RW 10, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/11) sekitar pukul 12.20.
Tembok setinggi tiga meter itu roboh dan menimpa pedagang, beberapa pelajar SDN Kranji III dan SDN Kranji XV serta sejumlah anak-anak yang sedang bermain dilokasi kejadian.
Dua sekolah tempat belajar para korban tepat berada di samping pagar tembok yang roboh. Seorang pedagang tidak jauh dari lokasi kejadian bernama Rusmini mengatakan, pagar tembok itu sudah miring dan sudah lama tidak dihuni.
Menurutnya, para korban banyak menderita luka dibagian kepala, leher, dan kaki. Seorang korban ada yang tersiram kuah bakso, karena gerobaknya ikut tertimpa runtuhan tembok.
Tiba-tiba tembok aula yang sudah lama kosong roboh. Memang sudah miring karena umur yang tua, kata warga bernama Sofyan (50).
Sementara Yuni (36), guru di SDN Kranji III, mengatakan, kejadian tembok roboh saat jam belajar baru saja dimulai. Tembok menimpa siswa di sebelah kiri yang duduk berdekatan dengan pagar tembok yayasan.
Tembok itu rubuh dan menimpa anak murid saya dan juga pedagang, katanya.
Guna pemeriksaan lebih lanjut, Polsek Metro Bekasi Barat langsung memasang police line di lokasi kejadian. 0vns/son