Senin, 16 Juli 2018

Nobar Potret Kebersamaan

Nobar Potret Kebersamaan

Beritabatavia.com - Berita tentang Nobar Potret Kebersamaan

Siapa yang memulai atau dari mana asal-usulnyanya dan kapan berawal tidaklah terlalu penting. Tetapi Nonton Bareng yang selalu disebut dengan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Siapa yang memulai atau dari mana asal-usulnyanya dan kapan berawal tidaklah terlalu penting. Tetapi Nonton Bareng yang selalu disebut dengan singkatan Nobar, menjadi popular ketika ada event-event yang menarik perhatian masyarakat luas, seperti turnamen sepak bola dunia ke 21 yang digelar di Rusia.

Semarak Nobar juga menjadi menu utama di sejumlah tempat hiburan atau cafe ,hotel bahkan di komunitas masyarakat hingga organisasi-organisasi maupun Parpol.Pertandingan final kejuaraan sepakbola dunia antara Prancis melawan Kroasia menjadi puncak digelarnya Nobar diberbagai tempat di Ibukota Jakarta.

Tempat yang digunakan bukan menjadi kendala, meskipun Nobar digelar oleh pihak yang bukan dari kelompok atau organisasi yang sama. Nobar menjadi potret kebersamaan di Indonesia tanpa mengikutsertakan identitas sebagai anggota organisasi atau kelompok tertentu. Nobar mempersatukan tujuan yaitu menonton kehebatan para pemain sepakbola  mengolah si kulit bundar dilapangan hijau.

Meriah, akrab disertai analisa seadanya seraya menikmati makanan ringan menjadi suasana yang mendominasi area  Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di  Rw 07 komplek Krekot Jaya Molek, Kelurahan Pasarbaru, Jakarta Pusat. Di areal RPTRA itu warga Nobar pertandingan final kejuaraan sepakbola dunia antara Prancis Vs Kroasia Minggu 15 Juli 2018 malam.

Mendadak, warga  serentak berteriak gollll saat sikulit bundar menggetarkan jala gawang Prancis, menambah suasana kian akrab. Warga meluapkan kegemberiaan dalam Nobar, sekaligus melupakan peristiwa yang pernah terjadi. Meskipun sebelumnya mencuat perbedaan pendapat hingga penolakan pembangunan RPTRA yang sempat menuai ketegangan. Nobar melumat semua perbedaan yang pernah terjadi justru ditempat yang menjadi pemicu perbedaan itu. Nobar menjadi perekat untuk menjalin kebersamaan.
 
Seyogianya, Nobar dapat dijadikan sebagai tradisi sekaligus potret ke Indonesiaan yang efektif untuk membangun dan memelihara serta meningkatkan semangat nasionalisme demi abadinya persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Lewat Nobar kita saling mengenal. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Jumat, 15 Februari 2019
Berita Lainnya
Jumat, 14 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Selasa, 20 November 2018
Sabtu, 10 November 2018
Jumat, 02 November 2018
Sabtu, 27 Oktober 2018
Selasa, 23 Oktober 2018
Senin, 22 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018
Sabtu, 06 Oktober 2018
Rabu, 03 Oktober 2018