Senin, 06 Agustus 2018

Ratusan Siswa SMKN 22 Jaktim Mogok Belajar

Ratusan Siswa SMKN 22 Jaktim Mogok Belajar

Beritabatavia.com - Berita tentang Ratusan Siswa SMKN 22 Jaktim Mogok Belajar

Ratusan siswa-siswi SMK Negeri 22 Jakarta Timur menggelar aksi mogok belajar pada Senin (6/8) di halaman sekolahnya yang beralamat  di Jalan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ratusan siswa-siswi SMK Negeri 22 Jakarta Timur menggelar aksi mogok belajar pada Senin (6/8) di halaman sekolahnya yang beralamat  di Jalan Raya Condet Kelurahan Kampung Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim)

Salah satu alumni  SMKN 22 Jakarta, Asep Supriatna menjelaskan, aksi mogok belajar itu sudah berlangsung sejak  hari Jumat 3 Agustus 2018. “Betul. Saat ini sedang ada aksi orasi di lapangan. Dari Jumat (aksi) pagi puncaknya hari ini, “ ujar Asep, Senin (6/8/2018).

Berdasarkan informasi yang diterima, ratusan siswa siswi berkumpul di lapangan sekolah. Dengan mengenakan seragam biru putih, mereka meneriakkan sejumlah tuntutan kepada pihak sekolah. Alumni SMKN 22 pun juga turut berdatangan untuk membantu menyelesaikan masalah. Hingga kini aksi tersebut masih terus berlangsung.

Asep menjelaskan ada empat tuntutan dari para siswa dan alumni kepada pihak sekolah. “Pertama, transparansi keuangan ekskul (ekstra kulikuler) karena dana ekskul nggak jelas alokasinya. Kedua, Cabut SK mutasi guru yang kena mutasi. Ketiga, jangan diskriminasi OSIS dan keempat berikan siswa kebebasan untuk menyampaikan aspirasi,” kata Asep.

Ia menambahkan, ada indikasi anggaran ekskul dialokasikan untuk yang lain, sehingga ekskul mogok. Ini mengundang reaksi alumni yang masih cinta almamater, untuk datang dan akhirnya jadi riuh. “Kepsek tadi saya lihat ada di bawah, ada pertemuan lagi sepertinya antara alumni dan kepsek untuk menyampaikan aspirasi,” lanjutnya.

Sebagai salah satu alumni, Asep berharap agar tuntutan para siswa bisa didengar dan dikabuli. Agar proses belajar mengajar di SMK Negeri 22 Jakarta tidak terganggu. “Harapannya tadi kalau saya dengar, audit keuangan sekolah, batalkan SK mutasi guru SMK 22, dan berikan kebebasan untuk siswa berapresiasi,” tutupnya. 0 SIN


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 29 Januari 2019
Senin, 28 Januari 2019
Minggu, 27 Januari 2019
Jumat, 25 Januari 2019
Selasa, 22 Januari 2019
Senin, 21 Januari 2019
Sabtu, 19 Januari 2019
Kamis, 17 Januari 2019
Rabu, 16 Januari 2019
Selasa, 15 Januari 2019
Minggu, 13 Januari 2019
Sabtu, 12 Januari 2019