Sabtu, 01 September 2018

Modus Baru, Ekstasi Serbuk Beredar di Tempat Hiburan Malam

Modus Baru, Ekstasi Serbuk Beredar di Tempat Hiburan Malam

Beritabatavia.com - Berita tentang Modus Baru, Ekstasi Serbuk Beredar di Tempat Hiburan Malam

Ekstasi dengan model baru kini mulai beredar. Dengan nama happy water pelaku merubah ekstasi tersebut menjadi kemasan serbuk ke dalam sachet teh. ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ekstasi dengan model baru kini mulai beredar. Dengan nama happy water pelaku merubah ekstasi tersebut menjadi kemasan serbuk ke dalam sachet teh. Tersangka SI peracik serbuk happy water adalah warga negara Malaysia.

Direktur Dittipid Narkotika Mabes Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, pengungkapan terjadi Jumat (24/8/2018). “Kami masih memburu satu pelaku lain yang bertugas sebagai penyuplai narkotika tersebut,” katanya, Jumat (31/8).

Pelaku diamankan di Apartemen Green Lake Jakarta, tempat ia meracik happy water. Dalam modus baru tersebut pelaku memblender ekstasi tersebut lalu dicampurkan dengan Amphetamin, Ketamine dan perasa stroberi. “Semuanya berbentuk serbuk. Setelah diracik pelaku mengemas ke dalam bungkus teh Cina berukuran kecil,” ujarnya.

Tak ada yang menyangka kalau di bungkusan teh itu merupakan narkotika jenis ekstasi. Pasalnya, dengan bungkus yang sebagian besar tulisan cina itu, hanya tercium bau strawberry. “Yang awam menduga ini teh sebagai obat herbal, namun ternyata isinya narkotika,” ungkapnya.

Menurut Eko, peredaran narkotika itu belum luas. Karena dari pengakuan pelaku barang haram tersebut diedarkan di diskotik dan karaoke dengan sangat terbatas sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang tahu. “Narkotika itu dijual dengan harga Rp2 juta hingga Rp2,5 juta untuk satu sachet dalam kemasan teh kecil,” terangnya.

Untuk cara penggunaanya Happy Water, kata Brigjen Eko, hanya cukup dicampur dengan air putih atau pun air teh. Dan efek dari serbuk itu sendiri, disebutnya lebih dahsyat dibanding menkonsumsi ekstasi bisa. “Makanya untuk satu bungkus, biasanya harus digunakan untuk tiga sampai empat orang dan bisa untuk mabuk dalam waktu yang cukup lama,” terangnya. 0 PKO



Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 29 Januari 2019
Senin, 28 Januari 2019
Minggu, 27 Januari 2019
Jumat, 25 Januari 2019
Selasa, 22 Januari 2019
Senin, 21 Januari 2019
Sabtu, 19 Januari 2019
Kamis, 17 Januari 2019
Rabu, 16 Januari 2019
Selasa, 15 Januari 2019
Minggu, 13 Januari 2019
Sabtu, 12 Januari 2019