Sabtu, 06 Oktober 2018

Diringkus, Wanita Penyebar Hoaks Jakarta Dilanda Gempa

Diringkus, Wanita Penyebar Hoaks Jakarta Dilanda Gempa

Beritabatavia.com - Berita tentang Diringkus, Wanita Penyebar Hoaks Jakarta Dilanda Gempa

Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap seorang wanita asal Surabaya bernama Martha Margaretha atau Martha (25). Dia ditangkap atas dugaan menyebarkan ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap seorang wanita asal Surabaya bernama Martha Margaretha atau Martha (25). Dia ditangkap atas dugaan menyebarkan berita hoaks soal gempa.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menuturkan, pelaku memposting konten berita hoaks di akun Facebook miliknya, Margareth May pada Jumat (24/8/2018). Malah dalam konten tersebut Martha juga menyebutkan bahwa Jakarta akan mengalami gempa dahsyat yang berpotensi tsunami.

"Dimana link berisi berita kejadian gempa beberapa kali di Lombok dengan kekuatan 6,5-6,0-7,0 magnitudo. Dan perkiraan BMKG mengenai megathrust Pulau Jawa dan sangat mungkin terjadi di Jakarta diperkirakan berkekuatan 8,9 magnitudo," tuturnya, Jumat 5 Oktober 2018.

Frans menambahkan, melalui unggahannya itu juga Martha mengimbau masyarakat mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana, yakni dengan sedia tas yang berisi sejumlah perlengkapan kebutuhan. Postingan hoaks tersebut diduga kuat bisa menciptakan keonaran.

Polisi kemudian mengamankan pelaku ditempat kerjanya di daerah Gubeng, Surabaya. Margaretha tak ditangkap di kediamannya karena dia tinggal tak sesuai dengan domisili yang tercatut dalam KTP-nya.

"Setelah dilakukan pemetaan karena target tidak tinggal sesuai identitas yang ada, maka pelaku hoaks diamankan di kantornya di Graha EXA Jalan Raya Gubeng, Surabaya," kata Barung.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit V Cyber Ditreskrimsus. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah smartphone dan dua simcard.

"Atas kesalahannya itu Margaretha dikenakan Pasal 14 Ayat (2) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," ujarnya. 0 DAY





Berita Lainnya
Jumat, 08 Februari 2019
Kamis, 07 Februari 2019
Rabu, 06 Februari 2019
Senin, 04 Februari 2019
Minggu, 03 Februari 2019
Sabtu, 02 Februari 2019
Jumat, 01 Februari 2019
Kamis, 31 Januari 2019
Rabu, 30 Januari 2019
Senin, 28 Januari 2019
Senin, 28 Januari 2019
Minggu, 27 Januari 2019