getting date ...
Online Users

Target Indonesia Perbaiki Peringkat di ISG III

Dibaca : 636 x
Suprapto

Olah raga

Senin, 26 Agustus 2013 09:12 WIB

ist.

beritabatavia.com - Meski dipercaya menjadi tuan rumah di Islamic Solidarity Games (ISG) III pada 22 September-1 Oktober mendatang, Indonesia tak mematok harus menjadi juara umum pada perhelatan yang diikuti oleh 31 negara tersebut. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengatakan, Indonesia ditarget memperbaiki peringkat pada ISG III. Pada ISG II lalu, Indonesia masuk di nomor urut 18.

Menjadi tuan rumah, bukan perkara mudah bagi atlet Indonesia menandingi orang-orang yang pernah meraih gelar di kejuaraan dunia. "Kita realistis saja karena banyak atlet kelas dunia yang ikut dalam ISG 3 ini. Tapi tetap kita optimis, tidak ada yang tidak mungkin nantinya," terangnya.

Hal itu dikatakan Roy Suryo saat melakukan jumpa wartawan usai mengadakan rapat bersama seluruh panitia lokal. Hadir dalam rapat itu Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Rita Subowo, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) HR Agung Laknomo, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Walikota Palembang Romi Herton, dan sejajaran SKPD provinsi Sumsel, di Griya Agung, Sabtu (24/8).

Roy juga menjelaskan, perhelatan multi event negara-negara Islam ini bukanlah mudah khusus untuk kontingen Indonesia sendiri untuk bersaing dengan 30 negara lainnya. "Semula kita hanya targetkan 15 besar, namun sudah kita koordinasikan dengan KONI dan instansi lainnya dan kita sepakati untuk target 10 besar," ujarnya.

Guna memenuhi target itu, Kontingen Indonesia akan mengerahkan seluruh atlet yang tak kalah hebatnya dengan negara peserta lain. Atlet yang akan mewakili Indonesia adalah sebagian atlet yang akan diikutkan di SEA Games Myanmar. "Untuk sepakbola, kita akan memakai timnas U-23. Mudah-mudahanlah kita bisa meraih target dan menjadi tuan rumah yang baik," harapnya.

Dia menambahkan, untuk Kontingen Indonesia yang diharapkan untuk menjadi juara bukan hanya cabang sepakbola saja . Indonesia juga menjadi unggulan di cabang voli pantai dan bulutangkis. "Dengan beberapa cabor andalan, diharapkan akan mendapatkan medali emas dan demi untuk mencapai target 10 besar. Saya rasa untuk lebih dari itu kita agak kesulitan karena atlet yang berlaga itu merupakan juara dunia semua," katanya.

Matangkan Persiapan ISG

Sementara itu, semakin mendekatinya perhelatan Olahraga Internasional Negara Islam Dunia Islamic Solidarity Games (ISG) III, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus mengebut pengerjaan dan guna mematangkan persiapan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat event tersebut di gelar.

Ketua Bidang Persiapan Sarana dan Prasarana yang juga sebagai Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel, Rizal Abdullah mengatakan, pihaknya tengah mengerjakan perbaikan di Stadion Bumi Sriwijaya yang akan dipakai pada saat opening ISG mengingat stadion Gelora Sriwijaya jakabaring di fokuskan pada penggunaan untuk pertandingan sepakbola.

"Kita sudah melakukan perbaikan di Stadion Bumi Sriwijaya, namun perbaikannya bersifat ringan karena hanya mempercantik seperti mengecat dan mempersiapan tempat duduk. Di tribun barat bisa menampung tamu VVIP dan VIP sebanyak 1.660 undangan. Sedangkan tribun utara dan selatan bisa menampung 3.000 sampai 4.000 undangan," katanya.

Menjelang pelaksanaan ISG, perbaikan di PSCC harus selesai paling lambat 15 September mendatang. Bahkan, di halaman PSCC harus ada taman. "Tamu VVIP dan pintu masuknya dari arah PSCC. Sedangkan tamu VIP dan lainnya pintu masuknya dari undermall," jelasnya. (ato)

Komentar

KANAL DUNIA

Miris, 462 Juta Anak Sekolah Hidup Diantara Peperangan


Hampir seperempat anak usia sekolah di dunia, atau 462 juta, hidup di negara yang dipengaruhi oleh kondisi darurat kemanusiaan, demikian laporan baru dari Dana Anak PBB (UNICEF) dan mitranya.

Laporan berjudul "Education Cannot Wait Proposal", mendapati ...

Kanal Sensasi Batavia

Homestay Kepulauan Seribu Diserbu Turis Lokal


Jelang libur panjang akhir pekan, seluruh homestay di Kepulauan Seribu, sudah habis terpesan oleh wisatawan lokal dari Jakarta, Bekasi, Tangerang hingga Bandung.

Diperkirakan, lebih dari 8.000 wisatawan mengunjungi pulau permukiman dan wisata selama 5-8 Mei 2016. ...

Kanal Ekbis

Rizal Ramli: Tangkapan Ikan Nelayan Dulu cuma 200 Ton, Kini 400 Ton

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli memuji kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait pemberantasan pencurian ikan. Menurut Rizal, kebijakan Susi membuat hasil tangkapan nelayan meningkat mencapai dua kali lipat. "Contohnya di Sibolga yang ...